Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Achmad Fauzi

Senin, 18 Mei 2026 | 09:02 WIB
Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram
Harga Emas Antam Anjlok pada awal pekan ini.. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa/aa.)
baca 10 detik
  • Harga emas Antam per gram pada Senin, 18 Mei 2026 turun menjadi Rp 2.764.000 dibandingkan hari sebelumnya.
  • Harga buyback emas Antam di Indonesia juga mengalami penurunan sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.569.000 per gram.
  • Emas dunia melemah ke 4.535 dolar AS akibat kekhawatiran inflasi global serta kebijakan suku bunga Amerika.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 18 Mei 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.764.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu merosot Rp 5.000 dibandingkan Minggu, 17 Mei 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.569.000 per gram.

Harga buyback itu juga jatuh Rp 7.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Minggu pekan kemarin.

Warga melihat informasi harga emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam kompleks DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (22/4/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa/aa.)
Harga Emas Antam Anjlok pada awal pekan ini.. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa/aa.)

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.432.000
  • 1 gram: Rp 2.764.000
  • 2 gram: Rp 5.468.000
  • 3 gram: Rp 8.177.000
  • 5 gram: Rp 13.595.000
  • 10 gram: Rp 27.135.000
  • 25 gram: Rp 67.712.000
  • 50 gram: Rp 135.345.000
  • 100 gram: Rp 270.612.000
  • 250 gram: Rp 676.265.000
  • 500 gram: Rp 1.352.320.000
  • 1000 gram: Rp 2.704.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Berikut daftar harga emas antam setelah pajak:

  • 0,5 gram: Rp 1.435.580
  • 1 gram: Rp 2.770.910
  • 2 gram: Rp 5.481.670
  • 3 gram: Rp 8.197.443
  • 5 gram: Rp 13.628.988
  • 10 gram: Rp 27.202.838
  • 25 gram: Rp 67.881.280
  • 50 gram: Rp 135.683.363
  • 100 gram: Rp 271.288.530
  • 250 gram: Rp 677.955.663
  • 500 gram: Rp 1.355.700.800
  • 1000 gram: Rp 2.711.361.500

Harga Emas Emas Dunia Melonjak

Harga emas dunia melemah pada perdagangan awal pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa suku bunga Amerika Serikat akan tetap tinggi lebih lama.

baca juga

Mengutip laporan FXStreet, harga emas spot atau XAU/USD turun ke kisaran 4.535 dolar AS per ons troy pada perdagangan Asia, Senin (18/5/2026).

Tekanan terhadap logam mulia muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran terkait konflik geopolitik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah.

Pada Minggu waktu setempat, Trump memperingatkan Iran untuk “segera bertindak” atau menghadapi konsekuensi baru dari Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan setelah kunjungannya ke China berakhir tanpa kesepakatan besar terkait perdagangan maupun penyelesaian perang.

Kondisi itu mendorong harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan memperkuat kekhawatiran inflasi global.

"Pihak Tiongkok sebenarnya tidak menawarkan banyak bantuan dalam menyelesaikan konflik, dan kita melihat harga minyak mentah naik, yang memperkuat narasi inflasi, dan itu sangat berdampak negatif bagi logam," kata analis Marex, Edward Meir, seperti dikutip FXStreet.

Laporan CNBC menyebutkan Amerika Serikat meminta Iran menghentikan program nuklirnya dan membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz.

Namun kantor berita Mehr melaporkan Washington dinilai tidak memberikan “konsesi nyata” dalam negosiasi tersebut dan justru berusaha memperoleh keuntungan diplomatik yang gagal diraih selama konflik berlangsung.

Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve juga mulai berubah. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini mulai mengurangi proyeksi pemangkasan suku bunga AS tahun ini, sementara peluang kenaikan suku bunga justru meningkat.

Situasi tersebut menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil bunga, sehingga cenderung kalah menarik dibanding instrumen berbasis suku bunga tinggi seperti obligasi pemerintah AS.

Meski demikian, emas masih dianggap sebagai aset lindung nilai atau safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:40 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×