Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 18 Mei 2026 | 06:40 WIB
Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya
lustrasi - Petugas menata emas batangan di Setiabudi, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc)
baca 10 detik
  • Pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas domestik berpotensi turun pada awal pekan ini akibat pengaruh pasar global.
  • Penurunan harga emas terjadi karena meredanya ketegangan geopolitik di Selat Hormuz yang mengurangi minat investor terhadap aset aman.
  • Harga logam mulia diprediksi terkoreksi hingga mencapai kisaran Rp2.749.000 atau Rp2.685.000 per gram tergantung dinamika pasar internasional.

Suara.com - Harga logam mulia di pasar domestik diperkirakan bakal menghadapi tren penurunan pada perdagangan awal pekan ini. Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan adanya potensi koreksi pada harga emas dalam negeri yang dipicu oleh fluktuasi serta potensi melemahnya harga emas di pasar dunia akibat dinamika geopolitik dan arah kebijakan ekonomi global.

Berdasarkan perkembangan pasar terkini, pergerakan instrumen investasi ini terpantau sedang mengalami penyesuaian nilai yang cukup signifikan, mengikuti pergeseran minat investor terhadap aset aman (safe haven).

“Kemudian logam mulianya ditutup di Rp2.769.000 per gram,” kata Ibrahim kepada Suara.com, Minggu (17/5/2026) kemarin.

Apabila tekanan jual di pasar internasional terus mengalami peningkatan hingga mendorong harga emas dunia menembus batas bawah (support) barunya, maka grafik harga logam mulia di dalam negeri pun berisiko terseret turun lebih dalam.

Simulasi Dua Skenario Penurunan Harga

Ibrahim memetakan dua skenario teknikal mengenai potensi koreksi harga komoditas logam mulia ini berdasarkan pergerakan nilai emas di pasar global:

Skenario Pertama (Koreksi Ringan): Jika harga emas di pasar internasional melandai hingga menyentuh level support awal di angka US$4.444 per troy ons, maka harga logam mulia domestik diperkirakan akan mengalami pemangkasan sekitar Rp20.000 dari posisi penutupan saat ini.

“Kemudian untuk logam mulianya kemungkinan besar turun Rp20.000 di Rp2.749.000 per gram,” ujarnya.

Skenario Kedua (Koreksi Lebih Dalam): Tekanan yang jauh lebih berat berpotensi terjadi andai harga emas global terus tertekan hingga menembus batas bawah kedua di level US$4.307 per troy ons.

baca juga

Jika kondisi ini terjadi, nilai logam mulia lokal diproyeksikan merosot tajam.

“Kemudian logam mulianya di Rp2.685.000 per gram. Jadi ada kemungkinan untuk logam mulia di minggu besok kalau seandainya melemah, ya, itu di Rp2.685.000 per gram,” beber dia.

Faktor Geopolitik Selat Hormuz dan Redanya Tensi Global

Dinamika pergerakan nilai emas saat ini dinilai masih sangat sensitif terhadap isu-isu non-ekonomi, khususnya ketidakpastian geopolitik yang melibatkan wilayah Timur Tengah seperti Iran, Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat di jalur perdagangan strategis Selat Hormuz.

Menurut analisis fundamental, emas kerap diburu sebagai pelindung nilai ketika tensi politik dunia memanas.

Sebaliknya, apabila eskalasi konflik di kawasan tersebut mulai mereda dan arus distribusi komoditas energi global kembali berjalan normal, daya tarik emas sebagai aset safe haven otomatis akan berkurang, memicu aksi ambil untung (profit taking) yang menurunkan harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×