Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

Ruth Meliana

Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB
1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar
Presiden Prabowo Subianto
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah pada 18 Mei 2026 akibat tekanan ekonomi global.
  • Presiden Prabowo menyatakan pelemahan dolar tidak berdampak langsung bagi masyarakat desa karena transaksi menggunakan mata uang rupiah.
  • Pernyataan tersebut menuai kritik karena kenaikan dolar tetap memicu inflasi dan meningkatkan biaya produksi barang impor domestik.

Suara.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah (IDR) kembali menjadi sorotan utama masyarakat Indonesia. Per hari ini, Senin 18 Mei 2026, 1 USD setara dengan sekitar Rp17.500 hingga Rp17.600. Angka ini terus berfluktuasi, dengan rupiah sempat menyentuh level Rp17.600 per dolar AS, tertinggi sejak krisis moneter 1997-1998.

Menurut data dari berbagai Xe.com dan Wise, kurs tengah berada di kisaran Rp17.501 hingga Rp17.622 per dolar. Di pasar spot, nilai ini mencerminkan tekanan global terhadap mata uang emerging market, termasuk rupiah, akibat suku bunga Fed yang masih tinggi dan ketidakpastian geopolitik.

Bagi masyarakat Indonesia, terutama yang bergantung pada barang impor, angka ini bukan sekadar statistik—melainkan realitas yang memengaruhi harga sehari-hari.

Ucapan Prabowo yang Menghebohkan

Di tengah kekhawatiran publik atas pelemahan rupiah, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan yang langsung viral. Hal ini diungkapkan saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu 16 Mei 2026.

Prabowo berkata dengan santai: “Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok, ya kan?”

Prabowo menambahkan bahwa pangan dan energi Indonesia masih aman, berbeda dengan banyak negara lain yang sedang panik. Ia berusaha menenangkan masyarakat dengan menyatakan bahwa fluktuasi dolar tidak langsung berdampak pada kehidupan warga desa yang bertransaksi menggunakan rupiah sehari-hari.

Namun, ucapan tersebut justru memicu geger dan banjir kritik di media sosial serta dari kalangan ekonom. Banyak yang menilai pernyataan itu terlalu simplistis dan mengabaikan dampak tidak langsung dari pelemahan rupiah.

Mengapa Pernyataan Prabowo Kontroversial?

baca juga

Kritikus berargumen bahwa meskipun warga desa tidak bertransaksi langsung dengan dolar di warung atau sawah, mereka tetap terdampak melalui rantai pasok ekonomi.

Indonesia masih sangat bergantung pada impor, terutama untuk bahan pangan strategis seperti kedelai (sekitar 90 persen masih impor), gandum, pupuk, hingga suku cadang peralatan pertanian.

Ketika dolar naik, biaya impor melonjak, yang akhirnya mendorong inflasi dan kenaikan harga barang di tingkat konsumen—termasuk di desa.

Ekonom seperti Syafruddin Karimi dari Universitas Andalas dan peneliti LPEM FEB UI menyoroti bahwa petani yang menjual hasil panen juga merasakan efek domino: harga input naik, daya beli turun, dan inflasi pangan menggerus pendapatan.

Di sisi lain, pendukung Prabowo melihat pernyataan itu sebagai retorika populis yang efektif untuk menenangkan masyarakat bawah. Mereka berpendapat fokus pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas pangan dan energi domestik, sehingga warga desa tetap bisa bertahan meski kurs rupiah bergejolak.

Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia mendapat “karunia” dari Tuhan berupa sumber daya alam yang melimpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB

Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar

Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:34 WIB

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan

Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara

Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:08 WIB

×