Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
baca 10 detik
  • BUMD dinilai bakal kesulitan modal jika ambil PI 10% di Blok Ganal karena investasi jumbo.
  • Proyek laut dalam Blok Ganal punya risiko tinggi, teknologi rumit, dan modal raksasa.
  • Kaltim tetap incar PI 10% atas temuan gas 7 TCF dan 375 juta barel minyak Blok Ganal.

Suara.com - Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mencicipi manisnya temuan cadangan minyak dan gas (migas) raksasa di Blok Ganal melalui skema Participating Interest (PI) 10% diprediksi tidak akan berjalan mulus. Tantangan finansial dan teknis yang masif membayangi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mengelola blok lepas pantai tersebut.

Blok Ganal, yang menjadi lokasi penemuan cadangan raksasa di Sumur Geliga dan Sumur Gula, merupakan bagian dari proyek Indonesia Deepwater Development (IDD). Proyek ini dikenal memiliki karakteristik laut dalam yang membutuhkan penanganan khusus.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Muhammad Kholid Syeirazi, mengingatkan bahwa karakteristik proyek IDD sangat berbeda dengan proyek migas konvensional. Blok Ganal menuntut modal yang masif, teknologi mutakhir, serta risiko operasional yang sangat tinggi.

"Dalam praktiknya, BUMD akan kesulitan untuk menyediakan dana dengan nilai investasi yang sangat besar. Karena ini memang investasinya jumbo," ujar Kholid kepada media hari ini.

Lebih lanjut, Kholid menjelaskan bahwa dalam skema PI, BUMD tidak bertindak sebagai operator melainkan hanya sebagai penerima manfaat. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, BUMD wajib menyetor ekuitas (equity) sebagai modal awal. Mengingat nilai investasinya yang fantastis, kewajiban ini kerap menjadi batu sandungan bagi daerah.

Memang, regulasi saat ini memungkinkan adanya skema 'digendong' atau talangan dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dalam skema ini, biaya investasi BUMD akan ditalangi terlebih dahulu oleh operator dan akan dicicil melalui pemotongan bagian keuntungan BUMD setelah proyek mencapai titik impas (pay off).

"Jadi nyicil, ditalangi dulu kemudian bagian BUMD dipotong. Sehingga biasanya tahun pertama sampai ke-6, sampai pay off baru dapat bagian. Jadi baru menikmati hasil setelah pay off," jelas Kholid.

Melihat risiko tersebut, Kholid menilai pemaksaan hak PI di Blok Ganal justru berpotensi menjadi beban baru bagi keuangan daerah.

Mengingat tingginya risiko teknis dan modal di lepas pantai, Kholid memandang opsi pengalihan hak kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Pertamina jauh lebih realistis. Namun, kepastian ini kembali bergantung pada Eni dan Sinopec selaku operator Blok Ganal saat ini. Apakah mereka bersedia melakukan farm out (melepaskan sebagian hak partisipasinya) atau tidak.

baca juga

"Jadi kalau misalnya ada share yang ingin dilepas, itu mungkin saja. Dan itu saya kira strategi terbaik. Jadi Pertamina sebagai BUMN tidak menanggung risiko eksplorasi," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan bahwa Pemprov Kaltim tetap akan mengajukan permohonan keterlibatan pengelolaan. Kaltim tergiur oleh potensi raksasa Blok Ganal yang diperkirakan menyimpan lebih dari 7 triliun kaki kubik (TCF) gas dan sekitar 375 juta barel minyak, meskipun lokasi sumur tersebut berada di luar batas kewenangan wilayah daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas

Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Multi Plot Twist Bikin Dugaan Penonton Meleset, Film Horor "Lobang Buaya" Tayang Hari Ini!

Multi Plot Twist Bikin Dugaan Penonton Meleset, Film Horor "Lobang Buaya" Tayang Hari Ini!

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna

Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri

Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Bahlil Ungkap Dapat Amanah Rangkap Jabatan, Jadi Menko dan Menteri ESDM

Bahlil Ungkap Dapat Amanah Rangkap Jabatan, Jadi Menko dan Menteri ESDM

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Modal Dasar Transjakarta Naik Jadi Rp13,4 Triliun, Bakal Garap Bisnis Transportasi Udara dan Laut!

Modal Dasar Transjakarta Naik Jadi Rp13,4 Triliun, Bakal Garap Bisnis Transportasi Udara dan Laut!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:24 WIB

×