IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
Ilustrasi IHSG merosot tajam. [ANTARA]
baca 10 detik
  • IHSG melemah pada Senin (19/5/2026) akibat akumulasi koreksi pasar global selama masa libur bursa domestik.
  • Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengimbau investor tetap tenang dan mengutamakan analisis fundamental saat pasar berfluktuasi.
  • Bursa Efek Indonesia berupaya meningkatkan likuiditas pasar melalui penguatan sinergi antara investor asing dan jumlah investor domestik.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terus mengalami tekanan di tengah dinamika pasar modal yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa fluktuasi yang terjadi saat ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global yang dinamis serta akumulasi sentimen selama periode libur bursa domestik.

Jeffrey menjelaskan bahwa pelemahan IHSG hari ini masih selaras dengan tren yang terjadi di bursa internasional, terutama kawasan Asia.

Menurutnya, saat pasar modal Indonesia libur pada hari Kamis dan Jumat lalu, bursa global telah lebih dulu mengalami koreksi pasar.

Akumulasi dari penurunan di pasar global tersebut, ditambah dengan sedikit koreksi tambahan pada hari ini, membuat posisi indeks domestik tampak mengalami penurunan yang cukup tajam namun tetap dalam kategori wajar secara teknis.

"Kalau kita akumulasikan koreksi dua hari di pasar global Asia ditambah dengan sedikit koreksi tambahan hari ini, itu sama dengan koreksi yang kita alami. Jadi saya rasa masih inline dengan global market," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (19/5/2026).

Pjs Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik di Gedung CIMB Niaga, Kamis (12/2/2026). [Suara.com/Rina]
Pjs Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik. [Suara.com/Rina]

Mengingat tingkat ketidakpastian yang masih cukup tinggi, Jeffrey mengimbau para pelaku pasar untuk tidak bereaksi secara berlebihan.

Ia menekankan, pentingnya menjaga psikologi investasi dengan tidak melakukan tindakan panik (panic selling).

Sebaliknya, investor diharapkan tetap berpegang pada analisis fundamental dan menyesuaikan langkah mereka dengan kondisi pasar yang ada.

baca juga

"Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan supaya investor tentu tetap memperhatikan fundamental, tidak panik, dan menganalisis secara cermat. Atur strategi berinvestasi sesuai dengan profil risiko masing-masing karena kondisi pasar sangat dinamis," tambahnya.

Terkait aliran modal, Jeffrey menegaskan bahwa BEI terus melakukan upaya terbaik agar investor asing tetap bertahan dan berpartisipasi dalam jangka panjang di pasar modal Indonesia.

Kehadiran investor asing ini juga didorong untuk bersinergi dengan pertumbuhan investor retail domestik yang terus menunjukkanntren positif.

Berdasarkan data terbaru hingga Rabu pekan lalu, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat telah menembus angka 27 juta investor.

Lonjakan partisipasi ini, yang dibarengi dengan penguatan peran institusi domestik, diharapkan dapat memperdalam likuiditas pasar kita.

Jeffrey menegaskan bahwa seluruh langkah strategis yang dilakukan otoritas bursa saat ini adalah bagian dari upaya perbaikan jangka panjang agar Bursa Efek Indonesia menjadi instrumen investasi yang tangguh dalam menghadapi berbagai profil risiko global.

"Tentu kita harapkan pasar kita akan lebih dalam Itu yang kita harapkan Jadi apa yang kita lakukan sekarang Upaya-upaya yang dengan sangat serius kita lakukan sekarang adalah untuk upaya perbaikan jangka panjang dari pasar kita," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:02 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Terkini

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:50 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kenapa Jangan Menggosok Parfum di Kulit? Ini Cara Pakai yang Benar agar Wanginya Awet

Kenapa Jangan Menggosok Parfum di Kulit? Ini Cara Pakai yang Benar agar Wanginya Awet

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:40 WIB

BGN Minta Setiap Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Kalau Perlu Dilakukan Jam 2 Pagi

BGN Minta Setiap Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Kalau Perlu Dilakukan Jam 2 Pagi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kesederhanaan yang Perlahan Pergi

Kesederhanaan yang Perlahan Pergi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×