Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
Bhima Yudhistira (Instagram/@bhimayudhistira)
baca 10 detik
  • Ekonom CELIOS nilai badan ekspor mirip pola BPPC era Orde Baru.
  • Skema ekspor terpusat dinilai rawan monopoli dan rente negara.
  • Rumor badan ekspor disebut picu kekhawatiran investor dan IHSG melemah.

Suara.com - Rencana pemerintah membentuk badan ekspor nasional menuai kritik tajam dari kalangan ekonom. Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai skema tersebut berpotensi mengulang pola tata kelola ekonomi era Orde Baru yang sarat monopoli dan rente.

Bhima menyoroti rumor pembentukan badan ekspor komoditas yang disebut akan diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Badan itu dikabarkan bakal mengendalikan ekspor komoditas strategis seperti batu bara, minyak kelapa sawit, hingga hasil tambang.

Menurut Bhima, mekanisme tersebut mengingatkannya pada pola perdagangan cengkeh melalui BPPC pada era Orde Baru yang kala itu identik dengan dominasi negara dan kelompok tertentu.

“Ini sebenarnya mengulang BPPC cengkeh era Tommy Soeharto dulu zaman Orde Baru. Semua ekspor mau dipusatkan, dikendalikan pada trader yang dikuasai negara,” kata Bhima kepada Suara.com, Senin (19/5/2026).

Ia menilai narasi yang dibangun pemerintah memang terdengar positif, mulai dari peningkatan nilai tambah ekspor hingga dorongan kemandirian energi nasional. Namun, di balik itu, Bhima melihat adanya potensi perpindahan keuntungan dari sektor swasta ke lembaga yang dikendalikan negara.

“Seolah untuk meningkatkan nilai ekspor dan manfaat bagi negara. Tapi sebenarnya ini rente. Rentenya ingin diamankan oleh negara,” ujarnya.

Bhima juga mempertanyakan kapasitas dan tata kelola lembaga yang nantinya mengelola ekspor satu pintu tersebut. Ia menilai belum ada jaminan keuntungan yang diambil negara benar-benar akan kembali kepada masyarakat.

“Pertanyaannya, yang ngurus kompeten atau tidak? Dan apa jaminan margin yang selama ini dinikmati swasta lalu dinikmati pemerintah untuk kesejahteraan rakyat? Enggak ada,” katanya.

Ia bahkan menyinggung tata kelola lembaga investasi negara yang selama ini menjadi sorotan publik. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memperbesar kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.

baca juga

“Danantara aja begitu, apalagi ini,” ucap Bhima.

Lebih jauh, Bhima menilai kebijakan yang terlalu dominan menempatkan negara sebagai pemain utama ekonomi dapat memicu ketakutan di kalangan investor dan pelaku usaha. Ia menyebut Indonesia berisiko bergerak menuju praktik state capitalism atau kapitalisme negara.

“State capitalism ini bukan hal yang bagus. Persaingan usahanya jadi bermasalah,” ujarnya.

Bhima mengingatkan pemerintah agar berhati-hati agar tidak mengulangi kegagalan model badan terpusat seperti BPPC yang menurutnya pernah berujung pada krisis ekonomi.

Sebelumnya, rumor pembentukan badan ekspor komoditas disebut turut memicu kekhawatiran pasar dan menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir. Dalam skema yang beredar, seluruh perusahaan komoditas diwajibkan menjual produknya melalui badan ekspor tersebut. Hingga kini belum ada kepastian apakah lembaga itu akan berada di bawah Danantara atau berdiri secara terpisah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi

CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:20 WIB

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×