IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:40 WIB
IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG jeblok 8 hari beruntun, investor asing ramai jual saham.
  • BI Rate naik ke 5,25%, rupiah tetap tertekan di Rp17.700/USD.
  • Sentimen kebijakan ekspor dan MSCI bikin pasar makin panik.

Suara.com - Pasar keuangan domestik kembali berada dalam tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah selama delapan hari perdagangan berturut-turut, sementara langkah agresif Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen belum mampu memulihkan kepercayaan investor maupun memperkuat rupiah secara signifikan.

Pada perdagangan Kamis (21/5/2026), IHSG kembali terkoreksi lebih dari 1 persen dan menyentuh level terendah dalam lebih dari setahun. Tekanan jual asing masih deras membayangi pasar saham Indonesia di tengah kekhawatiran terhadap arah kebijakan ekonomi nasional dan meningkatnya risiko global.

Bank Indonesia sebelumnya secara mengejutkan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang terus tertekan akibat penguatan dolar AS serta ketidakpastian pasar global.

Namun, pasar tampaknya belum sepenuhnya yakin. Rupiah masih bergerak di kisaran Rp17.650-Rp17.700 per dolar AS meski sempat menguat tipis pasca pengumuman BI Rate. Investor menilai kenaikan suku bunga belum cukup untuk meredam kekhawatiran terhadap arus modal keluar dan prospek pertumbuhan ekonomi domestik.

Selain tekanan eksternal, pelaku pasar juga menyoroti sejumlah sentimen domestik. Mulai dari rencana sentralisasi ekspor komoditas melalui badan baru pemerintah, potensi perubahan aturan sektor SDA, hingga rebalancing indeks global MSCI yang diperkirakan memicu aksi jual lanjutan di sejumlah saham besar.

Kondisi ini membuat IHSG tercatat telah turun lebih dari 15 persen hanya dalam delapan hari perdagangan terakhir. Bahkan, posisi indeks kini semakin jauh dari level puncaknya di awal tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:37 WIB

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:19 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×