Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

M Nurhadi

Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:37 WIB
Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.676 per dolar AS dan IHSG turun 0,48 persen pada perdagangan 22 Mei 2026.
  • Tekanan pasar dipicu aksi jual investor asing serta kekhawatiran terhadap kebijakan sentralisasi ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
  • Bank Indonesia merespons gejolak ekonomi dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar nasional.

Suara.com - Pasar keuangan domestik mengawali perdagangan akhir pekan dengan gerak lambat. Mengutip data pasar spot pada Jumat pagi (22/5/2026), nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis 0,05 persen atau turun 9 poin ke posisi Rp17.676 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan malam sebelumnya di level Rp17.667 per dolar AS.

Pergerakan minor ini menempatkan mata uang Garuda di zona merah, searah dengan tren pelemahan sebagian besar mata uang utama di kawasan Asia.

Koreksi di pasar valuta asing turut menjalar ke sektor pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung terjerembap pada bel pembukaan, turun 29,31 poin atau 0,48 persen ke level 6.065,63.

Sejalan dengan induknya, kelompok 45 saham paling likuid (Indeks LQ45) juga merosot 2,42 poin atau 0,39 persen menuju posisi 613,98.

Arus Keluar Modal dan Prediksi Pengetatan Moneter

Menyikapi fluktuasi ini, Kepala Ekonom S&P Global Ratings untuk Asia Pasifik, Louis Kuijs, menilai tekanan yang terjadi pada rupiah dan IHSG dipicu oleh aksi investor asing yang tengah menata ulang portofolio mereka sembari mencermati pergeseran regulasi terbaru di Indonesia.

Kendati terjadi capital outflow, ia optimis prospek pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2026 tetap solid.

“Kami berpendapat bahwa bank sentral Indonesia mungkin perlu memperketat kebijakan moneter sebagai respons terhadap tekanan harga pangan, langkah-langkah pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, dan pelemahan mata uang,” papar Kuijs dalam rilis resminya.

Sebagai catatan, Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen.

baca juga

Langkah agresif ini diikuti oleh kenaikan Deposit Facility menjadi 4,25 persen dan Lending Facility menjadi 6 persen. Kebijakan moneter ketat tersebut diambil sebagai bantalan luar untuk menstabilkan nilai tukar dari dampak gejolak geopolitik di wilayah Asia Barat yang mengerek harga minyak dunia.

Penyusutan Kapitalisasi Pasar BEI Seminggu Terakhir

Dinamika transaksi di bursa saham mencatatkan aktivitas yang bergejolak. Merujuk data aplikasi IDX Mobile pada perdagangan Kamis kemarin, pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp8,09 triliun di seluruh pasar, sementara investor lokal melepas saham sebesar Rp10,3 triliun.

Namun di sisi lain, asing juga melakukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp7,55 triliun, diimbangi aksi net buy domestik sebesar Rp10,9 triliun.

Akibat volatilitas ini, total nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEi menyusut menjadi Rp10.552 triliun pada penutupan Kamis, terpangkas dari hari Rabu yang sempat berada di angka Rp10.963 triliun. Jika ditarik mundur, tren penurunan ini terjadi secara maraton sepanjang pekan ini:

Senin (18/5/2026): Rp11.538 triliun.
Selasa (19/5/2026): Rp11.108 triliun.
Rabu (20/5/2026): Rp10.963 triliun.
Kamis (21/5/2026): Rp10.552 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:19 WIB

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:44 WIB

Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:40 WIB

Terkini

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!

Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB

×