Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Juni 2026 | 17:26 WIB
Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?
Startup penyedia bahan pangan segar, Sayurbox, dikabarkan tengah menjajaki skema kerja sama strategis hingga kemungkinan merger dengan rivalnya, HappyFresh. (Dok: Sayurbox)
baca 10 detik
  • Sayurbox dan HappyFresh dikabarkan menjajaki merger strategis.
  • Konsolidasi dipicu tekanan profitabilitas dan pendanaan startup.
  • Grab dan GoTo berpotensi tersambung lewat transaksi ini.

Suara.com - Startup penyedia bahan pangan segar, Sayurbox, dikabarkan tengah menjajaki skema kerja sama strategis hingga kemungkinan merger dengan rivalnya, HappyFresh. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi salah satu aksi konsolidasi terbesar di sektor belanja kebutuhan harian berbasis digital di Indonesia.

Menurut laporan DealStreetAsia, pembicaraan masih berada pada tahap awal dan belum ada kepastian mengenai bentuk kesepakatan akhir. Namun, sumber yang mengetahui proses tersebut menyebutkan bahwa kombinasi kedua perusahaan dapat membuka jalan bagi restrukturisasi kepemilikan yang lebih luas di tengah tantangan pendanaan dan tekanan profitabilitas yang masih membayangi industri startup Asia Tenggara.

Potensi merger ini menarik perhatian karena latar belakang investor kedua perusahaan. HappyFresh diketahui mendapat dukungan dari Grab, sementara Sayurbox selama ini identik dengan ekosistem Tokopedia yang kini berada di bawah naungan GoTo Group. Jika terwujud, kesepakatan tersebut akan mempertemukan dua startup yang sebelumnya berada di ekosistem digital yang berbeda.

ilustrasi Happy Fresh (dok:HappyFresh)
ilustrasi Happy Fresh (dok:HappyFresh)

Di sisi lain, wacana merger muncul saat kedua perusahaan masih berupaya memperkuat bisnis di tengah perlambatan sektor e-grocery. HappyFresh sebelumnya telah menghentikan operasinya di Malaysia dan Thailand untuk fokus pada pasar Indonesia setelah menghadapi tantangan pendanaan dan restrukturisasi bisnis.

Sementara itu, Sayurbox juga pernah melakukan efisiensi operasional, termasuk penutupan sejumlah gudang dan fokus pada peningkatan profitabilitas. Perusahaan yang berdiri sejak 2017 tersebut sebelumnya berhasil menghimpun pendanaan Seri C senilai US$120 juta untuk memperluas jaringan rantai pasok dan memperkuat layanan distribusi produk segar di Indonesia.

Analis menilai konsolidasi menjadi langkah yang semakin masuk akal bagi startup e-commerce kebutuhan pokok. Persaingan ketat, biaya logistik tinggi, serta tuntutan investor untuk mencapai profitabilitas membuat banyak perusahaan digital kini lebih fokus pada efisiensi dibandingkan ekspansi agresif. Jika merger terjadi, entitas gabungan berpotensi memiliki skala operasional yang lebih besar, jaringan pemasok yang lebih luas, serta basis pelanggan yang lebih kuat.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kedua perusahaan terkait pembicaraan tersebut. Pasar masih menunggu apakah penjajakan itu akan berujung pada merger penuh, kemitraan strategis, atau bentuk kolaborasi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:14 WIB

FTSE Tendang 8 Saham IHSG dari Indeks Global Equity, Ada DSSA, NCKL Hingga GOTO

FTSE Tendang 8 Saham IHSG dari Indeks Global Equity, Ada DSSA, NCKL Hingga GOTO

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:12 WIB

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Terkini

×