Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani. [Tangkapan Layar].
baca 10 detik
  • CEO Danantara Rosan Roeslani melakukan kunjungan ke berbagai negara sejak 3 Juni 2026 untuk menawarkan obligasi global perdana.
  • Antusiasme tinggi 122 investor internasional membuat Danantara meningkatkan target penerbitan obligasi dari 1 miliar menjadi 1,5 miliar dolar.
  • Dana hasil obligasi dengan tenor lima dan sepuluh tahun tersebut dijadwalkan masuk ke rekening Danantara pada 18 Juni 2026.

Suara.com - CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani memamerkan, banyak antrean investor asing untuk membeli obligasi internasional atau global bond.

Hal ini terlihat dari target penghimpunan dana global bond sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS), pesanan yang masuk mencapai sekitar 4,6 miliar dolar AS atau lebih dari empat kali lipat nilai yang ditawarkan.

"Kami melakukan kunjungan ke beberapa negara sejak dimulai tanggal 3 Juni kemarin. Itu dari Hong Kong, Singapura, kemudian juga ke Boston, ada yang ke London, dan juga di New York," kata Rosan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurut Rosan, kegiatan tersebut dilakukan setelah Danantara memperoleh peringkat investasi dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional. Peringkat yang diperoleh disebut setara dengan peringkat utang pemerintah Indonesia atau sovereign rating.

BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].
BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Berbekal capaian tersebut, Danantara kemudian melakukan penawaran obligasi global perdana kepada investor internasional dengan target awal sebesar 1 miliar dolar AS.

Rosan mengaku cukup terkejut dengan respons yang diberikan investor selama rangkaian pertemuan tersebut. Danantara tercatat bertemu dengan sekitar 122 investor dari berbagai negara.

"Alhamdulillah saya boleh laporkan responsnya itu sangat baik. Kami juga sangat cukup surprise," ujarnya.

Setelah rangkaian pertemuan tersebut, Danantara membuka proses book building untuk menjaring minat investor. Hasilnya, jumlah pemesanan yang masuk jauh melampaui target yang telah ditetapkan.

"Dari rencana 1 miliar dolar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih 4,6 miliar dolar. Sehingga melihat book building yang begitu tinggi, akhirnya kami upsize atau meningkatkan dari 1 miliar menjadi 1 setengah billion US dollar," kata Rosan.

baca juga

Karena tingginya permintaan, Danantara memutuskan menaikkan nilai penerbitan obligasi menjadi 1,5 miliar dolar AS. Obligasi tersebut dibagi ke dalam tenor lima tahun dan 10 tahun.

Rosan menilai tingginya minat investor menjadi bukti bahwa kepercayaan pasar internasional terhadap Indonesia masih kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

"Ini membuktikan bahwa memang kepercayaan investor terhadap Indonesia itu ada dan tinggi. Karena kalau bicara, saya senangnya bicara statistik, numbers, dan fakta. Dan ini faktanya," ujarnya.

Menurut dia, keberhasilan tersebut sekaligus menjawab keraguan sejumlah pihak yang sebelumnya mempertanyakan minat investor terhadap Indonesia.

"Karena banyak yang menyampaikan selama ini, 'Oh tidak akan ada investasi, mau percaya kepada kita,' tapi ini real. Ini membuktikan bahwa memang kepercayaan investor terhadap Indonesia itu ada dan tinggi," kata Rosan.

Ia menjelaskan obligasi tenor lima tahun berhasil diterbitkan dengan tingkat kupon 5,35 persen, sementara tenor 10 tahun sebesar 5,95 persen. Menurut Rosan, tingkat bunga tersebut berada di bawah perkiraan awal yang disampaikan para penasihat keuangan.

Rosan menambahkan mayoritas investor yang membeli obligasi Danantara berasal dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Khusus untuk tenor 10 tahun, investor asal Amerika Serikat menjadi pembeli terbesar dengan porsi mencapai 52 persen.

"Kepercayaan market, kepercayaan dunia luar terhadap Indonesia itu sangat baik. Dan ini tercermin dari mereka bersedia untuk membeli global bond-nya Danantara," ujarnya.

Dana hasil penerbitan obligasi tersebut dijadwalkan mulai masuk ke rekening Danantara pada 18 Juni 2026, setelah penandatanganan transaksi dilakukan pada 11 Juni lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor

CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:08 WIB

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:23 WIB

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×