Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 15 Juni 2026 | 18:23 WIB
IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia
CEO Danantara, Rosan Roeslani. [Suara.com/Rina Anggraeni].
  • CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan IHSG dan rupiah menguat karena pulihnya persepsi investor terhadap ekonomi Indonesia.
  • Danantara berhasil meningkatkan kepercayaan investor global melalui rangkaian roadshow kebijakan ekonomi di empat negara besar dunia.
  • Pemerintah terus memperkuat koordinasi dan transparansi untuk menjaga stabilitas pasar keuangan serta fundamental ekonomi jangka panjang.

Suara.com - CEO Danantara, Rosan Roeslani menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh membaiknya persepsi investor terhadap Indonesia.

Menurut dia, kepercayaan investor mulai pulih setelah berbagai kebijakan pemerintah dan respons positif investor terhadap langkah-langkah yang dilakukan Danantara.

Pernyataan itu disampaikan Rosan saat merespons penguatan IHSG yang melonjak 247,31 poin atau sekitar 4,12 persen ke level 6.254 menjelang penutupan perdagangan Senin (15/6/2026).

"Kalau kita lihat memang beberapa hari terakhir ini baik dari pasar modal kita maupun dari rupiah kita mengalami penguatan yang kalau dibilang relatif cepat juga," kata Rosan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
Perdagangan IHSG hari ini menguat tinggi. [Ist/Antara]

Rosan mengatakan penguatan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. Menurut dia, pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk memperbaiki sentimen pasar, termasuk melalui berbagai kebijakan ekonomi dan upaya menjelaskan arah kebijakan Indonesia kepada investor global.

Ia menuturkan Danantara baru saja menyelesaikan rangkaian roadshow ke sejumlah negara, seperti Hong Kong, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat. Dalam kegiatan itu, Danantara bertemu dengan sekitar 122 investor dari berbagai negara.

Menurut Rosan, respons investor terhadap paparan yang disampaikan Danantara terbilang positif. Hal itu terlihat dari tingginya minat investor terhadap obligasi global perdana yang diterbitkan Danantara.

"Nah pada saat mereka melihat bahwa oh ternyata apa yang dilakukan dalam hal ini Danantara dan juga kebijakan-kebijakannya ini membalikkan momentum yang tadinya persepsi yang ada itu, persepsi yang mohon maaf mungkin tadinya mereka agak ragu-ragu mengenai ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita, tapi setelah mereka lihat 'Oh, Indonesia kita merespons secara baik dan benar'," ujarnya.

Rosan menilai selama ini tekanan yang terjadi di pasar keuangan lebih banyak dipengaruhi persepsi dibandingkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

"Kalau kami melihatnya selama ini ini kan sebetulnya adalah lebih persepsi. Lebih banyak karena persepsi, karena kalau kita lihat fundamental kita kan memang secara jangka menengah panjang juga sangat-sangat baik," ucapnya.

Menurut dia, perubahan persepsi investor kini mulai terlihat dari pergerakan pasar yang kembali menguat. Meski begitu, Rosan mengingatkan bahwa kenaikan maupun penurunan dalam jangka pendek merupakan hal yang normal di pasar modal.

"Kalau kami lihat ya ini persepsinya sekarang alhamdulillah sudah ke tren positif dan kita harapkan ya tentunya ini terus meningkat," katanya.

Ia menambahkan investor global umumnya melihat Indonesia dalam perspektif jangka panjang. Karena itu, faktor fundamental ekonomi, arah kebijakan pemerintah, serta tata kelola menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan investasi.

"Kalau investor luar, mereka view-nya langsung long term. Jadi mereka tidak melihat posisi mereka hari ini masuk oh seminggu lagi itu kalau turun ya kita keluar, enggak seperti itu," tutur Rosan.

Menurut dia, investor juga menaruh perhatian besar terhadap transparansi, tata kelola, dan akuntabilitas lembaga yang mengelola investasi.

"Yang paling penting adalah bagaimana kita selalu terbuka menjaga governance dan transparansi dan juga tentunya akuntabilitas kepada publik karena itu yang penting karena itu yang mempengaruhi persepsi yang ada kepada kita," jelas Rosan.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus berupaya memperkuat koordinasi dan mengambil berbagai kebijakan untuk menjaga kepercayaan pasar.

"Memang kalau Saudara-saudara perhatikan dalam satu dua minggu ini kita semua terus berupaya untuk memperkuat koordinasi, memperkuat kerja sama dan terutama mengambil kebijakan-kebijakan yang kita berharap dapat memperkuat mata uang kita, memperkuat persepsi publik, memperkuat persepsi pasar," ujar Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB

IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong

IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 13:58 WIB

Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I

Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 13:48 WIB

Terkini

DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027

DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:12 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB

Saham BUMI Meroket Usai Diborong Investor, Target Harganya Masih Tinggi!

Saham BUMI Meroket Usai Diborong Investor, Target Harganya Masih Tinggi!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 17:31 WIB

Eddy Tansil Gelapkan Dana Rp10,1 Triliun, Ini Daftar Aset yang Berhasil Disita Negara

Eddy Tansil Gelapkan Dana Rp10,1 Triliun, Ini Daftar Aset yang Berhasil Disita Negara

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 17:19 WIB

Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708

Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 16:27 WIB

Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri

Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 15:56 WIB

Purbaya Terima PNBP Rp 1,029 T dari Kejagung, Ada Sitaan Aset Kasus Eddy Tansil

Purbaya Terima PNBP Rp 1,029 T dari Kejagung, Ada Sitaan Aset Kasus Eddy Tansil

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 15:32 WIB

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun ke DPR

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun ke DPR

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 15:14 WIB

Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya

Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 14:13 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?

Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 14:11 WIB