Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 23 Juni 2026 | 06:05 WIB
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghadapi tekanan jual yang cukup kuat setelah ditutup melemah 0,98% ke level 6.116 pada Senin (22/6/2026). Foto Antara.
baca 10 detik
  • IHSG berpotensi turun ke 5.723-5.972 sebelum rebound.
  • BBCA, ISAT, NCKL, dan RAJA direkomendasikan buy on weakness.
  • Target penguatan IHSG masih terbuka hingga 6.782.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghadapi tekanan jual yang cukup kuat setelah ditutup melemah 0,98% ke level 6.116 pada Senin (22/6/2026). Meski demikian, pergerakan indeks masih mampu bertahan di atas garis rata-rata pergerakan 20 hari (MA20), sehingga peluang penguatan jangka menengah masih terbuka.

Riset MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada dalam fase wave (b) dari wave [iv]. Namun dalam jangka pendek, indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area support di kisaran 5.723 hingga 5.972.

"Setelah menyelesaikan fase koreksi tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan menuju area 6.548 hingga 6.782," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa (23/6/2026).

MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada di 5.784 dan 5.594, sementara level resistance berada di 6.286 dan 6.459.

Di tengah potensi koreksi pasar, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness, yakni membeli saat harga mengalami pelemahan.

Saham perbankan jumbo PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu pilihan utama. BBCA terkoreksi 1,19% ke level 6.225 dan masih dibayangi tekanan jual serta bergerak di bawah MA60. Kendati demikian, saham ini dinilai sedang berada pada fase wave [ii] dari wave A sehingga masih menyimpan potensi kenaikan.

MNC Sekuritas merekomendasikan akumulasi BBCA pada area 5.475-6.150 dengan target harga 6.850 hingga 7.150. Adapun batas cut loss berada di bawah level 5.350.

Dari sektor telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) juga masuk radar. Saham ISAT menguat 0,29% ke level 1.740 dan masih didukung volume pembelian meski mulai mengecil. Secara teknikal, ISAT diperkirakan sedang berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [y].

Untuk saham ini, investor dapat mencermati area beli pada rentang 1.510-1.675 dengan target harga 1.840 hingga 1.950. Stop loss direkomendasikan apabila harga turun di bawah 1.465.

baca juga

Sementara itu, saham emiten nikel PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menunjukkan sinyal yang relatif lebih kuat. Saham ini naik 0,58% ke level 870 disertai peningkatan volume pembelian dan berhasil bertahan di atas MA20.

MNC Sekuritas memperkirakan NCKL tengah memasuki fase wave 2 dari wave (1). Area buy on weakness berada di rentang 820-855 dengan target harga 970 hingga 1.050 dan stop loss di bawah 800.

Adapun dari sektor energi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terkoreksi 2,35% ke level 3.740. Pergerakan saham masih cenderung sideways dan berada di bawah MA60 akibat dominasi tekanan jual.

Meski demikian, MNC Sekuritas menilai RAJA masih berada pada bagian wave B dari wave (A), sehingga peluang pemulihan masih terbuka. Investor dapat mencermati area beli 3.150-3.730 dengan target harga 4.080 hingga 4.750 serta stop loss di bawah 2.950.

Secara keseluruhan, MNC Sekuritas melihat pasar saham domestik masih berada dalam fase konsolidasi dengan risiko koreksi lanjutan dalam jangka pendek. Namun, pelemahan tersebut dinilai dapat dimanfaatkan investor untuk mengakumulasi saham-saham pilihan yang memiliki prospek teknikal menarik menjelang potensi rebound IHSG ke area 6.500-an hingga 6.700-an.

Disclaimer: Berita ini ditulis untuk tujuan informasi, bukan ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor dengan mempertimbangkan profil risiko, tujuan investasi, dan melakukan analisis secara mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB