- CEO FLOQ, Yudhono Rawis, memprediksi mata uang kripto dapat menjadi sistem finansial alternatif di Indonesia dalam tiga tahun mendatang.
- FLOQ berupaya mengintegrasikan aset kripto dengan institusi keuangan melalui kolaborasi strategis serta diskusi aktif terkait regulasi di Indonesia.
- Selama satu tahun beroperasi di Indonesia, FLOQ telah meraih 1,8 juta pengguna dan pendanaan strategis sebesar 11,3 juta dolar.
Suara.com - Mata uang Kripto dianggap memiliki masa depan menjanjikan di Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Bitcoin dan lain-lain diramalkan bisa menjadi sistem finansial alternatif di Tanah Air.
"Itu semua akan muncul nantinya itu jadi semacam, ini yang saya bilang tadi ya, alternatif financial system on chip," kata Founder dan Chief Executive Officer (CEO) FLOQ, Yudhono Rawis dalam media briefing di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Yudho menyebut kalau mata uang digital itu kemungkinan bisa menjadi alat transaksi di masa depan. Syaratnya, aset itu harus melibatkan banyak pihak seperti perbankan, fund manager, bahkan asuransi sekalipun.
Maka dari itu, ia ingin FLOQ bisa menjembatani aset kripto dengan para pihak yang terkait untuk mencapai masa depan tersebut. Hanya saja tantangan di Indonesia yang ada saat ini adalah regulasi.
"Mungkin salah satu tantangan utama saat ini, ini semua masih jauh di depan regulasi, yang di mana kita mau ada inovasi ini. FLOQ juga mau ambil bagian besar dengan suatu diskusi ya dengan regulator, di mana ini semua bisa terjadi di ranah peraturan yang memungkinkan suatu integrasi tersebut," paparnya.
Prediksi lain, ia optimistis regulator nantinya bakal memperbolehkan penggunaan agentic AI untuk masa depan kripto di Indonesia. Baik dalam pengiriman aset maupun jual beli aset.
![Founder dan Chief Executive Officer (CEO) FLOQ, Yudhono Rawis (tengah) dalam media briefing di Jakarta, Kamis (25/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/25/18790-founder-dan-chief-executive-officer-ceo-floq-yudhono-rawis-tengah.jpg)
"Jadi itu future yang ada, tiga tahun lagi ya, harapannya lebih besar lagi," ungkapnya.
Saat ini FLOQ sudah memasuki usia satu tahun di Indonesia. Dalam kurun waktu tersebut, Yudho memamerkan kalau mereka telah memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar, memperoleh pendanaan strategis sebesar 11,3 juta Dolar AS, hingga memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra global dan institusional. Namun pencapaian itu dianggapnya bukan tujuan akhir.
“Tahun pertama adalah fase pembuktian. Pembuktian bahwa kami mampu membangun platform yang dipercaya jutaan pengguna. Pembuktian bahwa pertumbuhan dapat dicapai tanpa mengorbankan tata kelola, kepatuhan, dan kepercayaan. Tetapi yang lebih penting, tahun pertama memberikan fondasi bagi apa yang ingin kami bangun ke depan," paparnya.
Sepanjang tahun pertamanya, FLOQ memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra ekosistem termasuk Ripple, Ondo Finance, E-Cloud Valley, Verihubs, dan Adjust, yang mendukung tokenisasi aset dunia nyata, infrastruktur cloud, identitas digital, keamanan, analitik, dan skalabilitas platform.
Menurut Yudho, salah satu perubahan terbesar yang terjadi dalam industri aset digital saat ini adalah bergesernya fokus dari sekadar adopsi menuju integrasi.
Beberapa tahun lalu, percakapan industri masih berpusat pada edukasi dan bagaimana memperkenalkan aset digital kepada masyarakat. Hari ini, diskusi telah berkembang jauh lebih luas mencakup tata kelola, perlindungan konsumen, stablecoin, tokenisasi, aset dunia nyata, hingga bagaimana aset digital dapat menjadi bagian dari sistem keuangan masa depan.
“Pertanyaannya bukan lagi apakah aset digital akan menjadi bagian dari masa depan.Pertanyaannya adalah bagaimana kita membangun institusi, infrastruktur, dan ekosistem yang mampu mendukung masa depan tersebut secara bertanggung jawab,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari fase pertumbuhan berikutnya, FLOQ memperkenalkan sejumlah kolaborasi strategis yang mencerminkan arah perkembangan industri aset digital global.
Salah satunya adalah kolaborasi dengan Ripple dengan menghadirkan Ripple USD (RLUSD), stablecoin enterprise-grade yang dikembangkan oleh Ripple, di ekosistem aset digital Indonesia.
Kehadiran RLUSD mencerminkan semakin pentingnya stablecoin sebagai infrastruktur keuangan digital yang menjembatani efisiensi teknologi blockchain dengan kebutuhan dunia nyata, termasuk pembayaran lintas batas, manajemen likuiditas, dan akses terhadap aset berbasis dolar AS.
FLOQ juga mendorong kolaborasi dengan Ondo Finance, yang merepresentasikan salah satu tren paling signifikan dalam industri saat ini, yaitu tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). Perkembangan ini membuka peluang bagi akses yang lebih luas terhadap instrumen keuangan yang sebelumnya hanya tersedia bagi segmen tertentu.
Ke depan, FLOQ akan berfokus pada pengembangan produk, perluasan kolaborasi strategis, peningkatan pengalaman pengguna, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri yang lebih matang, inklusif, dan berkelanjutan.
“Pada akhirnya, kami tidak hanya ingin membangun perusahaan yang lebih besar. Kami ingin membantu membangun ekosistem yang lebih kuat," jelasnya.