Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

M Nurhadi

Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin berhasil kembali menembus level $64.000 setelah sempat tertekan di bawah $60.000 pada awal Juni lalu.
  • Pemulihan harga didorong oleh dukungan teknikal yang kuat serta peningkatan masif kepemilikan aset oleh institusi dan korporasi.
  • Perusahaan besar seperti SpaceX dan Tesla mempertegas peran Bitcoin sebagai aset cadangan alternatif melalui akumulasi kepemilikan yang signifikan.

Suara.com - Setelah sempat tertekan secara temporer hingga jatuh di bawah level psikologis $60.000 pada awal Juni, Harga Bitcoin (BTC) kini sukses menembus kembali ke atas level $64.000.

Pemulihan harga ini didorong oleh zona dukungan (support) teknikal yang kokoh, peningkatan kepemilikan institusional secara masif, serta laju adopsi korporasi yang kian cepat.

Faktor-faktor fundamental tersebut terbukti mampu meredam tantangan makroekonomi dan arus keluar modal (capital outflow) yang sempat terjadi.

Aksi beli bersih (dip-buying) terpantau langsung meningkat tajam begitu momentum penjualan dari para beruang (sellers) mulai kehabisan daya di sekitar area support historis penting.

Pembalikan arah menuju rentang $64.000 hingga $65.000 ini mencerminkan kembalinya minat beli yang kuat di pasar. 

Landasan utama yang menopang stabilitas harga Bitcoin di siklus saat ini adalah terdiversifikasinya basis permintaan dari kalangan institusi profesional dan korporasi besar, berbeda dengan siklus-siklus awal yang didominasi oleh investor ritel.

Berikut adalah rincian peta kepemilikan aset Bitcoin global saat ini:

  • ETF Bitcoin Spot: Instrumen ETF Bitcoin spot di pasar AS yang diluncurkan sejak 2024 kini secara kolektif telah menguasai hampir 6% dari total pasokan maksimal Bitcoin yang berjumlah 21 juta koin. Jalur regulasi ini mempermudah investor tradisional masuk ke pasar kripto.
  • Perusahaan Publik: Korporasi yang melantai di bursa saham tercatat menguasai sekitar 5.7% dari total pasokan Bitcoin yang beredar.
  • Strategy Inc. (MicroStrategy): Perusahaan ini tetap mengukuhkan diri sebagai pemegang korporasi tunggal terbesar dengan mengendalikan sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin. Manajemen baru saja menglarifikasi isu penjualan 32 BTC yang murni bersifat prosedural untuk menguji sistem operasional internal. Tak lama setelah itu, perusahaan justru menerbitkan ekuitas senilai $181 juta untuk memborong tambahan 1.550 BTC, sehingga total kepemilikannya kini mencapai 845.256 BTC.
  • Perusahaan Swasta: Entitas bisnis non-publik diperkirakan menggenggam sekitar 2% dari pasokan Bitcoin dunia.
  • Entitas Berdaulat (Sovereign Holdings): Berbagai bank sentral dan institusi yang terafiliasi dengan negara kini diperkirakan memegang 2,5% dari total pasokan Bitcoin. Pemerintah Amerika Serikat dan China masing-masing dilaporkan menguasai sekitar 0,9%, mengindikasikan partisipasi awal dari kekuatan ekonomi global utama.

SpaceX dan Tesla Perkuat Narasi Aset Cadangan Alternatif

Adopsi Bitcoin di neraca keuangan perusahaan teknologi papan atas mendapat validasi kuat menyusul terbukanya dokumen keterbukaan informasi terkait rencana IPO SpaceX.

baca juga

Dokumen IPO saham itu mengungkap bahwa SpaceX memiliki simpanan sebanyak 18.712 BTC, menempatkannya di jajaran salah satu pemilik korporasi terbesar di dunia.

Jika dikombinasikan dengan kepemilikan perusahaan otomotif Tesla yang memegang 11.509 BTC, keterlibatan korporasi yang dipimpin oleh Elon Musk ini semakin mempertegas peran penting Bitcoin sebagai instrumen aset cadangan alternatif (alternative reserve instrument) bagi korporasi.

Keterlibatan aktif ini memberikan dukungan struktural jangka panjang karena berhasil mengurangi jumlah pasokan Bitcoin yang beredar secara bebas di pasar (circulating supply).

Analisis Teknikal: Menuju Inflection Point Berikutnya

Secara struktur grafik teknikal mingguan (BTC/USD), pergerakan harga di tahun 2026 menunjukkan upaya Bitcoin untuk kembali ke tren naik setelah sempat mengalami fase korektif di akhir tahun 2025.

Garis rata-rata bergerak 200 mingguan (200-week moving average) yang berada tepat di bawah posisi $60.000 terbukti berfungsi sebagai wilayah support struktural jangka panjang yang sangat kuat.

Para analis memproyeksikan dua skenario arah pergerakan selanjutnya:

  • Skenario Turun (Bearish): Jika Bitcoin gagal bertahan dan menembus ke bawah area $60.000 secara konsisten, maka pintu penurunan yang lebih dalam menuju level psikologis $50.000 akan terbuka lebar.
  • Skenario Naik (Bullish): Sebaliknya, jika Bitcoin mampu mempertahankan momentum dan menembus ke atas zona resistansi $80.000, probabilitas pemulihan bertahap menuju target $100.000 hingga rentang ekspansi $100.000 - $126.000 akan meningkat secara signifikan dalam jangka menengah.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif yang disusun berdasarkan kompilasi data pasar, pergerakan teknikal, dan rilis laporan adopsi korporasi global terhadap aset kripto. Perdagangan aset digital memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Tulisan ini bukan merupakan saran, rekomendasi, atau ajakan mutlak untuk melakukan investasi atau transaksi jual-beli aset kripto tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu-satunya Platform Kripto yang Kembali Sabet Penghargaan Bergengsi di Bidang Kepatuhan

Satu-satunya Platform Kripto yang Kembali Sabet Penghargaan Bergengsi di Bidang Kepatuhan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:45 WIB

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:15 WIB

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:37 WIB

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47 WIB

Terkini

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Surakarta | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:43 WIB

×