Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
Produk tembakau alternatif (HTP) dan rokok sama-sama bahaya. (Photo by Gökhan Yetimova/Pexels)
baca 10 detik
  • Vape ditegaskan hanya untuk perokok dewasa berusia 21 tahun ke atas.
  • Edukasi dinilai penting cegah penyalahgunaan produk tembakau alternatif.
  • Konsumen sebut vape jadi opsi beralih dari rokok konvensional.

Suara.com - Penggunaan produk tembakau alternatif seperti vape atau rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, hingga kantong nikotin terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah tren tersebut, edukasi dinilai menjadi faktor penting agar produk ini digunakan secara tepat sasaran, yakni hanya untuk perokok dewasa yang ingin beralih dari rokok konvensional.

Berbagai kalangan mengingatkan bahwa produk tembakau alternatif bukan ditujukan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak merokok maupun anak di bawah usia 21 tahun. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus menjaga keberlanjutan industri yang bertanggung jawab.

Influencer sekaligus konsumen produk tembakau alternatif, Jessica Rima Rahmayanti atau yang dikenal sebagai @jee_vanka, mengatakan masih banyak persepsi yang keliru mengenai vape. Menurutnya, produk tersebut seharusnya diposisikan sebagai pilihan bagi perokok dewasa, bukan sebagai tren yang menyasar kalangan muda.

"Kalau produk tembakau alternatif dikaitkan khusus dengan anak muda, ini tidak tepat. Yang jelas, saya tidak ada toleransi untuk penggunaan produk tembakau alternatif oleh anak di bawah umur," ujar Jessica, Jumat (26/6/2026).

Jessica menjelaskan dirinya secara rutin mengampanyekan penggunaan produk tembakau alternatif secara bertanggung jawab melalui program edukasi bertajuk Vape with Attitude. Edukasi tersebut dilakukan melalui media sosial, talkshow, hingga berbagai kegiatan komunitas.

Menurutnya, materi edukasi tidak hanya membahas cara penggunaan, tetapi juga etika, pemahaman produk, hingga siapa saja yang memang menjadi sasaran penggunaan produk tersebut.

"Karena vape merupakan produk inovasi yang relatif baru, maka edukasi menjadi sangat penting," katanya.

Ia mengaku kerap mendapat pertanyaan dari masyarakat yang ingin mencoba produk tembakau alternatif. Namun, jika orang tersebut bukan perokok, Jessica justru menyarankan agar tidak mulai menggunakan produk tersebut.

"Saya jelaskan secara sederhana bahwa produk ini memang bukan untuk orang yang sebelumnya tidak merokok," tuturnya.

baca juga

Selain itu, Jessica juga menerapkan pembatasan audiens dalam setiap kegiatan edukasi yang dilakukan. Seluruh konten dan aktivitas hanya menyasar kelompok usia 21 tahun ke atas serta menghindari pesan-pesan yang berpotensi menarik perhatian remaja.

"Kami berusaha memastikan edukasi mengenai produk tembakau alternatif tetap tepat dan bijak, misalnya dengan mengatur target audiens 21 tahun ke atas dan tidak membuat ajakan yang ditujukan kepada mereka yang bukan konsumen," jelasnya.

Dari sisi konsumen, keberadaan produk tembakau alternatif dinilai memberikan pilihan bagi perokok dewasa yang ingin meninggalkan kebiasaan merokok. Jessica mengibaratkannya seperti seseorang yang mengurangi konsumsi gula dengan memilih minuman berkadar gula lebih rendah.

"Yang terpenting adalah adanya opsi bagi perokok dewasa untuk menentukan pilihan yang lebih rendah risikonya dan paling sesuai bagi mereka," katanya.

Hal senada disampaikan Aji, pengguna produk tembakau alternatif sejak 2016. Setelah bertahun-tahun menjadi perokok berat, ia mengaku mulai beralih menggunakan vape dan sepenuhnya meninggalkan rokok konvensional pada 2018.

"Setelah menggunakan vape, saya merasakan dada lebih ringan. Vape lebih nyaman dalam aktivitas sehari-hari, tidak ada lagi bau asap rokok yang menempel di ruangan maupun pakaian," ujarnya.

Menurut Aji, produk tembakau alternatif semestinya dipahami sebagai salah satu opsi bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari rokok konvensional, bukan sebagai produk yang dapat dicoba oleh semua kalangan. Karena itu, ia berharap edukasi kepada masyarakat terus diperkuat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai fungsi dan sasaran penggunaan produk tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja

Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:18 WIB

Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris

Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:45 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Terkini

BRI Tulungagung Genjot Ekspansi AgenBRILink demi Perluasan Akses Keuangan Warga

BRI Tulungagung Genjot Ekspansi AgenBRILink demi Perluasan Akses Keuangan Warga

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:10 WIB

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026

Kalbar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator

Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator

Health | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:10 WIB

BRImo Capai 49,7 Juta Pengguna dengan Volume Transaksi Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026

BRImo Capai 49,7 Juta Pengguna dengan Volume Transaksi Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:09 WIB

LG Siapkan Robot Humanoid Generasi Baru Pakai AI NVIDIA, Bakal Dipamerkan 2027

LG Siapkan Robot Humanoid Generasi Baru Pakai AI NVIDIA, Bakal Dipamerkan 2027

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun

Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Feng Shui Rumah Kontrakan: 8 Cara Menata Rumah Sewa agar Terasa Lebih Nyaman dan Harmonis

Feng Shui Rumah Kontrakan: 8 Cara Menata Rumah Sewa agar Terasa Lebih Nyaman dan Harmonis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Trik Rahasia Cek Motor Bekas Korban Banjir sebelum Deal: Ini 5 Opsi yang Murah

Trik Rahasia Cek Motor Bekas Korban Banjir sebelum Deal: Ini 5 Opsi yang Murah

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Sekjen Parpol Koalisi Kumpul Tanpa PDIP, Utut: Bagian dari Dinamika Politik

Sekjen Parpol Koalisi Kumpul Tanpa PDIP, Utut: Bagian dari Dinamika Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Dorong 30 Ribu Koperasi Aktif untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

Prabowo Dorong 30 Ribu Koperasi Aktif untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:00 WIB

×