Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

M Nurhadi

Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
IIustrasi Kilang Minyak [Pexels].
baca 10 detik
  • Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait serta Bahrain pada Minggu pagi.
  • Konflik di Selat Hormuz memanas akibat perebutan kendali jalur distribusi energi global antara pihak Amerika Serikat dan Iran.
  • Upaya diplomasi di Swiss gagal karena eskalasi militer dan ketidaksepakatan terkait gencatan senjata di wilayah Lebanon yang terinvasi.

Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali memasuki fase kritis. Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan terus melanjutkan aksi saling serang di kawasan Teluk, di mana kedua belah pihak saling menuduh telah melanggar kesepakatan damai sementara (interim deal) yang baru ditandatangani kurang dari dua minggu lalu untuk mengakhiri perang yang telah berkecamuk selama empat bulan.

Ketegangan memuncak pada Minggu pagi setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras di media sosial bahwa militer Amerika Serikat kemungkinan akan "menyelesaikan tugas secara militer."

Hampir bersamaan dengan ancaman tersebut, Iran meluncurkan gelombang rudal dan pesawat nirawak (drone) ke sejumlah pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain.

"Mungkin akan tiba suatu titik di mana kita tidak bisa lagi bersikap maklum, dan akan terpaksa menyelesaikan secara militer tugas yang telah kita mulai dengan sangat sukses," tulis Trump dalam unggahan media sosialnya.

"Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!"

Merespons unggahan tersebut, pihak militer Kuwait mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka langsung aktif guna menghalau serangan rudal dan drone defensif.

Di saat yang sama, sirene peringatan bahaya juga berdengung keras di penjuru Bahrain. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa operasi udara dan laut gabungan ini merupakan balasan langsung atas agresi militer AS yang dituding melanggar gencatan senjata.

Meski kini dikabarkan tengah memanas kembali, harga minyak dunia (crude oil) justru turun dan berada di bawah level USD 70 per barel, sementara Brent berada di level USD 71.

Perebutan Kendali Jalur Energi Global di Selat Hormuz

baca juga

Sebelum gelombang serangan udara Iran ke pangkalan sekutu AS terjadi, Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa pasukannya telah melancarkan serangan udara baru ke wilayah Sirik di Iran selatan.

Langkah ini diambil beberapa jam setelah sebuah kapal tanker berbendera Panama dihantam oleh drone milik Iran di Selat Hormuz pada hari Sabtu, seperti yang dilansir dari Reuters.

Sektor Selat Hormuz kini menjadi episentrum dari perseteruan kedua negara. Jalur maritim ini merupakan rute pasokan energi paling krusial di dunia, yang menampung seperlima dari total pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global sebelum perang pecah pada 28 Februari lalu.

Selama konflik berlangsung, ratusan kapal tanker pengangkut minyak sempat terjebak dan terblokade di dalam Teluk. Ketika kapal-kapal tersebut mulai diizinkan keluar menyusul kesepakatan damai dua minggu lalu, harga minyak dunia sempat merosot tajam mendekati level sebelum perang karena lonjakan pasokan di pasar global. Namun, stabilitas ini kembali terancam akibat sengketa jalur navigasi:

  • Strategi Washington: AS dan sekutunya mendorong penggunaan jalur selatan yang membentang di sepanjang garis pantai Oman.
  • Strategi Teheran: Iran ingin memaksa kapal-kapal internasional menggunakan jalur utara yang masuk dalam wilayah perairan mereka, dengan target jangka panjang untuk menarik biaya retribusi jalur komersial.

Perundingan Swiss Buntu dan Imbas Gencatan Senjata Lebanon

Padahal, satu pekan lalu, Wakil Presiden AS JD Vance dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf sempat melangsungkan dialog mediasi di Swiss.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!

Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:46 WIB

Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil

Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:05 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Terkini

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×