Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
Rupiah masih terus melemah nyaris ke level Rp18.000. [Antara].
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah 0,55 persen ke level Rp17.952 terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu, 24 Juni 2026.
  • Pelemahan terjadi akibat meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
  • Sentimen pasar saham pasca peninjauan ulang status Emerging Market oleh MSCI turut memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang rupiah.

Suara.com - Pelamahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih tak terbendung hingga akhir perdagangan, Rabu (24/6/2026). Bahkan, mata uang garuda itu nyaris menembus level Rp18.000

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 99 poin atau 0,55 persen menuju level Rp17.952.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah setelah ekspetasi investor terhadap kenaikan suku bunga acuan AS atau The Fed meningkat. Alhasil membuat dolar AS semakin superior.

"Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS yang terus melanjutkan penguatan, dengan indeks dolar AS mencapai level tertinggi dalam 14 bulan oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman melanjutkan, rupiah  juga tertekan oleh sentimen pasar saham yang ambrol setelah MSCI yang walau mempertahankan status Emerging Market.

"Namun status tersebut masih akan direview ulang November dan berpotensi di downgrade ke frontier sehingga bisa menekan rupiah," jelasnya.  

Sementara itu, beberapa mata uang Asia melemah. Salah satunya won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,69 persen. Disusul, baht Thailand yang terkoreksi 0,49 persen.

Sedangkan, dolar Taiwan yang ditutup tertekan 0,41 persen dan peso Filipina ditutup terkoreksi 0,3 persen. Lalu yuan China terdepresiasi 0,19 persen.

Berikutnya, yen Jepang turun 0,1 persen dan dolar Singapura yang melemah tipis 0,06 persen pada sore ini. Sedangkan, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,13 persen.

baca juga

Diikuti, rupee India terangkat 0,03 persen. Kemudian, dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:20 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:14 WIB

Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan

Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:37 WIB

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:35 WIB

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:18 WIB

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB