Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:39 WIB
Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. [Suara.com/Rina Anggraeni].
baca 10 detik
  • OJK mengimbau investor agar tetap rasional dalam mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan.
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menekankan pentingnya mencermati fundamental emiten melalui laporan keuangan resmi perusahaan.
  • Investor diharapkan tidak bergantung pada spekulasi media sosial, melainkan menggunakan data keterbukaan informasi untuk investasi yang objektif.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta investor pasar saham tetap rasional. Salah satunya dalam mengambil keputusan investasi di tengah dinamika pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Apalagi belakangan ini, anjloknya IHSG dikaitkan dengan berbagai isu di media sosial, seperti, pidato Prabowo Subianto bisa menjadi sentimen buruk bagi pasar saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan investor pasar modal perlu mencermati kondisi fundamental emiten di tengah volatilitas IHSG.

Menurutnya, banyak faktor yang memengaruhi pergerakan harga saham sehingga investor tidak seharusnya hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial.

Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Warga mengamati layar digital pergerakan saham. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

"Saya no comment soal itu. Tapi intinya, mohon investor tetap rasional. Dalam kondisi pasar yang demikian dinamis dan volatil, memang banyak aspek yang memengaruhi pergerakan harga di pasar," ujar Hasan di Gedung BEI, Selasa (30/6/2026).

Hasan menjelaskan bahwa di balik setiap kode saham terdapat kegiatan operasional dan bisnis perusahaan yang dapat dianalisis secara objektif.

Oleh karena itu, investor perlu memanfaatkan informasi yang tersedia, seperti laporan keuangan dan keterbukaan informasi perusahaan, untuk menilai prospek suatu emiten.

"Jangan cuma melihat ticker atau kode saham empat huruf. Di balik itu ada kegiatan operasional dan bisnis perusahaan. Ada laporan keuangan setiap kuartal yang dipublikasikan sebagai sarana untuk menilai apakah valuasi perusahaan sudah murah, kemahalan, dan bagaimana prospeknya ke depan berdasarkan tren yang ada," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap aksi korporasi selalu disertai kewajiban keterbukaan informasi kepada publik. Karena itu, investor diharapkan mencermati seluruh informasi resmi yang disampaikan emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

baca juga

Menurut Hasan, tidak semua konten di media sosial bersifat negatif. Ia mengakui terdapat sejumlah kreator konten yang memberikan edukasi mengenai investasi melalui pendekatan analisis fundamental maupun teknikal. Namun demikian, investor tetap harus mampu memilah informasi yang kredibel.

"Silakan dicermati lebih jauh, jangan hanya membaca atau menyimak yang ada di media sosial semata. Memang ada juga konten kreator yang cukup baik mengedukasi melalui pendekatan fundamental, technical analysis, bahkan mengulas laporan keuangan terbaru. Itu lebih baik dijadikan acuan dibandingkan hal-hal yang sifatnya tidak rasional dan tidak memiliki kaitan langsung dengan kegiatan operasional perusahaan," bebernya.

Untuk itu, OJK menegaskan investor pasar modal sebaiknya menjadikan informasi resmi emiten, laporan keuangan, dan keterbukaan informasi sebagai dasar utama dalam berinvestasi.

Dengan pendekatan tersebut, investor dapat mengambil keputusan yang lebih objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi maupun tren yang berkembang di media sosial, sehingga investasi di pasar modal dapat dilakukan secara lebih bijak dan terukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:13 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×