Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 01 Juli 2026 | 08:57 WIB
Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyoroti anomali pasar modal Indonesia di Jakarta pada Selasa (30/6/2026).
  • Indikator fundamental ekonomi Indonesia dinilai sangat kuat namun belum mampu mendorong penguatan indeks harga saham gabungan.
  • Pelemahan pasar modal disebabkan oleh guncangan sentimen negatif investor, bukan akibat adanya masalah struktural dalam perekonomian nasional.

Suara.com - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyoroti anomali yang terjadi di pasar modal Indonesia. Menurut dia, berbagai indikator fundamental ekonomi menunjukkan kondisi yang kuat, namun belum mampu mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) maupun mengembalikan kepercayaan investor.

Ia menilai kondisi makroekonomi Indonesia seharusnya menjadi modal besar untuk menarik investasi.

"Situasi makro ekonomi yang bagus ini, fundamental yang bagus ini belum memberikan respons yang memadai oleh pasar," ujarnya Misbakhun di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

Ia memaparkan sejumlah indikator ekonomi yang dinilai positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi kuartal I yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang tetap terkendali, neraca pembayaran yang mencatat surplus selama 71 bulan berturut-turut, hingga cadangan devisa yang dinilai cukup kuat untuk membiayai impor sekitar enam bulan.

Menurutnya, Indonesia juga menjadi salah satu negara anggota G20 yang mampu menjaga pertumbuhan ekonomi secara konsisten di kisaran 5 persen.

Namun, di tengah kondisi tersebut, pasar keuangan justru menghadapi tekanan. Misbakhun menyebut pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan IHSG menunjukkan adanya pertarungan antara fundamental ekonomi dengan sentimen pasar.

"Kita bertemu dengan fundamental yang kuat dilawan oleh persepsi. Ada realitas bahwa ekonomi kita sangat kuat, kemudian diberikan sentimen yang negatif," imbuhnya.

Ia menilai tekanan terhadap pasar modal bukan dipicu persoalan struktural dalam perekonomian nasional, melainkan lebih disebabkan faktor sentimen yang memengaruhi persepsi investor.

"Yang terjadi adalah guncangan sentimen. Tidak ada guncangan struktural di dalam ekonomi. Tidak ada guncangan struktural di dalam ekonomi kita," ucapnya.

baca juga

Misbakhun mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena penurunan IHSG telah berlangsung cukup lama tanpa diikuti momentum pemulihan seperti yang pernah terjadi pada periode-periode koreksi sebelumnya.

Ia juga mempertanyakan penyebab tekanan yang terus membayangi pasar saham, padahal menurutnya kinerja sebagian besar emiten masih relatif stabil dibandingkan tahun lalu.

"Bayangkan, kalau Bapak, Ibu sekalian perhatikan, kinerja para emiten yang mengalami tekanan itu pada saat ini adalah emiten-emiten yang kinerja korporasinya tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun 2025. Q to Q-nya juga masih berjalan dan tidak ada perubahan. Tetapi kemudian kenapa harga sahamnya begitu menghadapi tekanan?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:28 WIB

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:15 WIB

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Terkini

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:28 WIB

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:21 WIB

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:16 WIB

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:08 WIB

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

×