Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 02 Juli 2026 | 07:22 WIB
Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny. [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mencatat inflasi tahunan Juni 2026 sebesar 3,34 persen, yang masih berada dalam sasaran target pemerintah.
  • Kondisi ini tercapai berkat konsistensi kebijakan moneter serta sinergi erat antara Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah.
  • Bank Indonesia meyakini stabilitas inflasi akan tetap terjaga di kisaran 2,5±1 persen hingga tahun 2027 mendatang.

Suara.com - Bank Indonesia (BI), menilai inflasi yang mencapai 3,34 persen masih terkendali. Meski meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, BI memastikan inflasi masih berada dalam kisaran sasaran yang telah ditetapkan, yakni 2,5±1 persen.

Berdasarkan data BPS, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2026 mengalami inflasi sebesar 0,44 persen secara bulanan (month to month/mtm). Sementara itu, secara tahunan (year on year/yoy), inflasi mencapai 3,34 persen.

Inflasi Juni 2026, Bank Indonesia, dan pengendalian inflasi dinilai tetap terjaga berkat konsistensi kebijakan moneter serta sinergi erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPIP dan TPID), termasuk penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.

Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny, mengatakan inflasi yang tetap berada dalam kisaran sasaran mencerminkan efektivitas bauran kebijakan yang diterapkan Bank Indonesia bersama pemerintah.

"Inflasi IHK pada Juni 2026 tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen. Hal ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, melalui TPIP dan TPID, serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional," beber Ramdan Denny dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Bank Indonesia juga meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran sebesar 2,5±1 persen pada 2026 hingga 2027.

Sementara itu, inflasi kelompok inti pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,23 persen secara bulanan, relatif stabil dibandingkan realisasi bulan sebelumnya yang mencapai 0,22 persen.

Secara tahunan, inflasi inti meningkat menjadi 2,76 persen dari sebelumnya sebesar 2,59 persen.

Peningkatan inflasi inti tersebut terutama dipengaruhi oleh tingginya harga komoditas global di tengah ekspektasi inflasi domestik yang tetap terjaga.

baca juga

Di sisi lain, kelompok volatile food atau komponen harga pangan bergejolak mencatat inflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,22 persen.

Inflasi pada kelompok ini terutama dipicu oleh kenaikan harga bawang merah, bawang putih, dan beras seiring menurunnya produksi di daerah sentra, meningkatnya biaya transportasi, serta berakhirnya musim panen raya.

Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food mencapai 5,58 persen, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,24 persen.

Bank Indonesia memperkirakan inflasi pangan akan tetap terkendali melalui sinergi pengendalian inflasi bersama TPIP dan TPID serta implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Sementara itu, kelompok administered prices atau harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 1,41 persen secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan realisasi Mei 2026 yang sebesar 0,52 persen.

Kenaikan inflasi kelompok ini terutama disumbang oleh meningkatnya harga bensin dan tarif angkutan udara sebagai dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dan avtur di tengah tingginya harga energi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:45 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×