Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB
Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Harga LNG USD 13/MMBTU ternyata hanya berlaku di Jawa Barat bagian.
  • Said Iqbal akan minta penjelasan Bahlil soal cakupan kebijakan LNG.
  • LNG murah diprioritaskan untuk industri padat karya berorientasi ekspor.

Suara.com - Rencana pemerintah menurunkan harga gas alam cair (LNG) untuk sektor industri guna menekan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) ternyata menyisakan persoalan. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, akan meminta penjelasan langsung kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait cakupan kebijakan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan penurunan harga LNG untuk industri dari kisaran USD 20-23 per MMBTU menjadi USD 13 per MMBTU. Kebijakan ini digadang-gadang menjadi salah satu langkah untuk menjaga daya saing industri sekaligus mencegah gelombang PHK di sektor padat karya.

Namun, belakangan diketahui bahwa tarif LNG sebesar USD 13 per MMBTU tidak berlaku secara nasional. Harga khusus tersebut hanya diterapkan bagi industri tertentu di wilayah Jawa bagian barat yang terdampak penurunan pasokan gas pipa.

Menanggapi hal itu, Said Iqbal mengaku akan mengklarifikasi langsung kepada Menteri ESDM. Menurutnya, Satgas PHK sebelumnya memberikan pemahaman bahwa kebijakan tersebut akan berlaku untuk seluruh Indonesia.

"Kalau Satgas PHK menjelaskan seluruh Indonesia. Kalau nanti ada perbedaan tafsir ya nanti dalam pertemuan dengan Pak Bahlil, saya akan menanyakan itu," ujar Said Iqbal di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan penurunan harga LNG lahir setelah berbagai pelaku industri, terutama sektor kaca, keramik, tekstil, dan produk turunannya, mengeluhkan tingginya biaya energi yang membebani operasional perusahaan.

Aspirasi tersebut kemudian dibahas dalam Satuan Tugas (Satgas) PHK yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Menurut Said, semula kalangan industri mengusulkan agar harga LNG diturunkan menjadi USD 15 per MMBTU dari sebelumnya sekitar USD 23 per MMBTU. Namun, Presiden Prabowo Subianto kemudian memutuskan agar harga tersebut kembali dipangkas hingga menjadi USD 13 per MMBTU.

"Ternyata Presiden menurunkan lagi, menjadi 13 USD per MMBTU," katanya.

baca juga

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan kebijakan harga LNG sebesar USD 13 per MMBTU memang tidak diperuntukkan bagi seluruh industri maupun seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, kebijakan tersebut hanya menyasar industri non-HGBT yang mengalami gangguan pasokan gas pipa, khususnya di wilayah Jawa bagian barat.

"Jadi kebijakan penetapan harga LNG sebesar USD 13 per MMBTU ini enggak berlaku untuk seluruh industri. Hanya untuk secara spesifik untuk industri non-HGBT yang terdampak oleh penurunan pasokan gas pipa khususnya di wilayah Jawa bagian Barat," ujar Anggia.

Ia menambahkan, penerima fasilitas LNG murah diprioritaskan bagi industri padat karya, berorientasi ekspor, dan memiliki ketergantungan tinggi terhadap gas sebagai sumber energi utama.

Pemerintah berharap skema tersebut mampu menjaga keberlangsungan operasional industri di tengah keterbatasan pasokan gas pipa, sekaligus mempertahankan daya saing sektor manufaktur tanpa mengabaikan kebutuhan energi nasional maupun potensi pendapatan dari pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:10 WIB

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Bukan Ansos! Mahasiswa dengan Perekonomian Tipis Cuma Kalah Koneksi

Bukan Ansos! Mahasiswa dengan Perekonomian Tipis Cuma Kalah Koneksi

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Daftar Promo Alfamart 17 Agustus: Mi Instan hingga Minyak Goreng 2 Liter Turun Harga

Daftar Promo Alfamart 17 Agustus: Mi Instan hingga Minyak Goreng 2 Liter Turun Harga

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:29 WIB

NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang

NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Jangan Borong Dulu, Harga Emas Antam Naik di HUT RI Jadi Rp2.667.000/Gram

Jangan Borong Dulu, Harga Emas Antam Naik di HUT RI Jadi Rp2.667.000/Gram

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Jakarta, Harus Menjangkau Wilayah Konflik

Semangat Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Jakarta, Harus Menjangkau Wilayah Konflik

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Megawati Sampaikan Pesan Khusus untuk Warga NTT yang Dilanda Gempa

Bukan Sekadar Upacara, Megawati Sampaikan Pesan Khusus untuk Warga NTT yang Dilanda Gempa

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha

Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T

Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!

Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:19 WIB

×