BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 01 Juli 2026 | 16:21 WIB
BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Kemenperin mencatat kenaikan BI Rate menjadi 5,75 persen memicu peningkatan tingkat pesimisme pelaku industri pada Juni 2026.
  • Hasil survei IKI menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap prospek enam bulan ke depan melambat menjadi 68,6 persen.
  • Kenaikan suku bunga saat ini baru memengaruhi persepsi pelaku usaha dan belum berdampak langsung pada aktivitas industri.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,75 persen mulai memengaruhi persepsi pelaku industri terhadap prospek usaha enam bulan ke depan. Meski dampaknya belum dirasakan secara langsung, tingkat pesimisme pelaku usaha tercatat meningkat.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, hasil survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Juni 2026 menunjukkan optimisme pelaku usaha masih mendominasi. Namun, tingkat optimisme mulai melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

"Optimisme pelaku usaha terhadap kondisi usahanya enam bulan ke depan sedikit menurun dibandingkan beberapa bulan terakhir, yaitu sebesar 68,6 persen. Angka ini melambat 1,3 persen dibandingkan persentase bulan sebelumnya. Sebanyak 23,1 persen pelaku usaha menyatakan kondisi usahanya stabil, sedangkan persentase pesimisme naik 1 persen menjadi 8,4 persen," kata Febri kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).

Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Menurut dia, kenaikan tingkat pesimisme tersebut merupakan respons industri terhadap keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,75 persen.

"Kami menilai bahwa naiknya tingkat pesimisme sebesar 1 persen dari 7,4 persen Mei 2026 sampai Juni 2026 adalah bentuk respons industri terhadap kenaikan BI Rate. Meskipun sampai saat ini kenaikan BI Rate belum dirasakan oleh industri, tapi untuk beberapa bulan ke depan respons industri adalah seperti ini. Dan menurut kami ini adalah sesuatu yang wajar," ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, Febri menjelaskan dampak kenaikan BI Rate yang ditangkap Kemenperin saat ini masih sebatas persepsi pelaku usaha, belum berdampak langsung terhadap aktivitas industri.

"Dampaknya itu terhadap persepsi pelaku usaha yang tertangkap oleh IKI, ekspektasi usaha untuk enam bulan ke depan. Di mana yang pesimisme itu naik 1 persen. Tapi yang optimis masih tetap banyak," katanya.

Ia menilai pelaku industri memperkirakan kenaikan BI Rate akan diikuti penyesuaian suku bunga kredit perbankan sehingga dapat memengaruhi konsumsi masyarakat.

"Ya bisa begitu. Tapi dampaknya itu kan masih akan lama. Kita menilai mungkin bank-bank menyalurkan kredit konsumsi itu juga akan menaikkan suku bunganya. Dan itu tekanan terhadap daya beli masyarakat. Tapi untuk BI Rate sejauh ini dampaknya yang tertangkap oleh kami baru pada persepsi, ekspektasi usaha ke depan. Masih pada persepsi," ungkap Febri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×