Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
Klub Manchester United berminat menjadi membeli kredit karbon Indonesia. (Instagram/manutd)
baca 10 detik
  • Perusahaan global seperti Google dan Microsoft berminat membeli kredit karbon Indonesia setelah pertemuan di London Climate Action Week.
  • Pemerintah Indonesia akan meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon pada 9 Juli 2026 untuk memfasilitasi transaksi perdagangan karbon nasional.
  • Sistem tersebut mendapatkan apresiasi internasional karena menjadi langkah penting pemenuhan komitmen Indonesia sejak Perjanjian Paris tahun 2015.

Suara.com - Sejumlah perusahaan global disebut berminat membeli kredit karbon Indonesia. Nama-nama seperti Amazon, Google, Microsoft, Lufthansa hingga Manchester United masuk dalam daftar calon pembeli yang menunjukkan antusiasme terhadap pengembangan pasar karbon nasional.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua MPR RI sekaligus delegasi Indonesia untuk London Climate Action Week (LCAW), Eddy Soeparno. Eddy mengaku telah menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan besar tersebut saat menghadiri forum perubahan iklim di London beberapa waktu lalu.

"Kami baru kembali dari London Climate Action Week. Kami bertemu dengan begitu banyak pengembang proyek karbon, dan mereka antusias sekali. Begitu banyak pembeli, calon pembeli karbon di Indonesia, dari Amazon.com, Google, Microsoft, Lufthansa, Manchester United, banyak sekali," kata Eddy dalam konferensi pers Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon di Jakarta, Rabu (2/7/2026).

Waketum PAN, Eddy Soeparno. (Suara.com/Bagaskara)
Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno. (Suara.com/Bagaskara)

Menurut Eddy, tingginya minat perusahaan internasional tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan perdagangan karbon Indonesia.

Karena itu, pemerintah akan meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) pada 9 Juli 2026 sebagai fondasi transaksi karbon nasional.

"SRUK ini merupakan pintu yang membuka kesempatan kita untuk lepas landas kegiatan karbon, perdagangan karbon kita. Dan ini diharapkan oleh banyak pihak, dan insyaallah tanggal 9 ini merupakan tonggak untuk pembukaan dari SRUK itu," ujarnya.

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo mengatakan peluncuran SRUK menjadi capaian penting karena sistem tersebut telah dinantikan masyarakat internasional sejak disepakatinya Perjanjian Paris pada COP21 tahun 2015.

"Ini adalah suatu prestasi yang amat luar biasa karena sudah ditunggu oleh masyarakat internasional sejak COP21 di Paris tahun 2015. Dan alhamdulillah sudah, sistem sudah siap untuk launching," kata Hashim.

Ia menambahkan, kesiapan Indonesia membangun ekosistem perdagangan karbon juga mendapat apresiasi dari berbagai negara dan lembaga internasional.

baca juga

"Saya mau sampaikan saja bahwa sudah dapat pujian-pujian yang banyak, yang luar biasa dari cukup banyak perwakilan asing, ya duta besar, juga perwakilan dari lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia, seperti masyarakat Eropa, European Union, dan sebagainya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:08 WIB

Terkini

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:09 WIB

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:04 WIB

×