Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
Pengendara mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT Pertamina tidak mengubah harga BBM Pertamax dan Pertamax Green per 1 Juli mengikuti aturan Kepmen ESDM.
  • Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan prosedur perhitungan harga minyak dunia serta menjaga daya beli masyarakat Indonesia.
  • Berbeda dengan Pertamax, produk BBM non-subsidi lainnya seperti Pertamax Turbo dan Dexlite mengalami penurunan harga resmi.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) buka suara soal harga BBM non-subsidi Pertamax (RON 2) dan Pertamax Green yang tidak mengalami penurunan harga per tanggal 1 Juli lalu.

Kebijakan ini berbeda dengan jenis BBM non-subsidi lainnya, seperti Pertamax Turbo hingga Dexlite, yang justru mengalami penurunan harga.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menjelaskan, perusahaan melakukan penyesuaian harga mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. 

"Seperti yang kita dapatkan di dalam peraturan mengenai pola perhitungan BBM. Kami mengikuti prosedur tersebut. Apa yang terjadi kemarin 1 Juli adalah berdasarkan aturan, ketentuan, dan juga harga minyak dunia tentunya," kata Baron di Jakarta pada Kamis (2/7/2026). 

Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia menyampaikan bahwa dalam menetapkan harga BBM non subsidi, Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat. 

"Apa yang terjadi kemarin 1 Juli adalah berdasarkan aturan, ketentuan dan juga harga minyak kerja tentunya. Komponen dari kemampuan atau daya beli masyarakat tetap menjadi salah satu pertimbangan kami dalam menetapkan harga," jelasnya. 

Sebagaimana diketahui per 1 Juli, PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi dan Avtur. 

Sejumlah produk mengalami penurunan harga, seperti Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300, Pertamina Dex menjadi Rp 21.150 per liter dari sebelumnya Rp24.800. 

Kemudian Pertamina Dex turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, serta Dexlite dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter. 

baca juga

Namun untuk produk Pertamax (RON 92) tetap di harga Rp16.250 per liter, dan juga Pertamax Green 95 tetap di harga Rp17.000 per liter. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara

Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:08 WIB

Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?

Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:03 WIB

3 Parfum yang Tidak Meninggalkan Noda Kuning di Baju Putih, Wanginya Tahan Lama

3 Parfum yang Tidak Meninggalkan Noda Kuning di Baju Putih, Wanginya Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku

Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?

Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:41 WIB

×