Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Para Analis Prediksi IHSG Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Rekomendasi

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 20 Juli 2026 | 08:26 WIB
Para Analis Prediksi IHSG Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Rekomendasi
ARSIP-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG diproyeksikan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin, 20 Juli 2026, dengan rentang level 6.065 hingga 6.270.
  • Pergerakan pasar dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran serta rencana kebijakan suku bunga Bank Indonesia.
  • Sentimen domestik lainnya meliputi rilis laporan keuangan semester pertama 2026, pergerakan nilai tukar rupiah, dan fluktuasi harga komoditas energi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bakal bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat dalam rentang yang terbatas pada perdagangan awal pekan, Senin (20/7/2026).

Pergerakan indeks saham domestik ini akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen geopolitik internasional dan rilis data makroekonomi dalam negeri.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, memproyeksikan pergerakan IHSG akan berada pada rentang batas bawah (support) 6.065 dan batas atas (resistance) 6.270.

Ia melihat indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) saat ini masih berada dalam zona positif, yang berarti ada peluang bagi indeks untuk naik meskipun ruang geraknya cenderung sempit.

"IHSG awal pekan depan kami perkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang level support 6.065 dan resistance 6.270 dengan indikator MACD menunjukkan tren positif dan penguatan tren," ujar Oktavianus saat dihubungi Suara.com.

Menurut penjelasan Audi, terdapat sejumlah faktor eksternal dan internal yang memicu sikap hati-hati para pelaku pasar. Dari luar negeri, pelaku pasar global tengah mengamati dengan cermat peningkatan ketegangan politik dunia setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke beberapa fasilitas pertahanan Iran. Kondisi ini dinilai memicu kenaikan tingkat risiko di pasar finansial.

"Kami berpandangan pasar akan dipengaruhi oleh kenaikan tensi geopolitik pasca serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat ke beberapa fasilitas militer Iran dan infrastruktur vital. Pasar akan menilai premi risiko geopolitik meningkat sehingga cenderung masih menghindari aset berisiko," katanya.

Sementara dari koridor domestik, fokus para investor tersita oleh agenda pengumuman kebijakan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).

Audi memproyeksikan bahwa BI masih berpeluang mengerek suku bunga sebesar 25 basis poin ke level 6 persen. Kebijakan moneter yang ketat ini diprediksi akan menjadi penahan laju penguatan pasar saham.

baca juga

"Di sisi lain, nilai tukar rupiah mulai bergerak di bawah level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, sehingga dapat menjadi sentimen positif bagi pasar," tambahnya.

Berdasarkan tinjauan teknikal tersebut, Kiwoom Sekuritas mengeluarkan rekomendasi beberapa saham potensial yang layak dipantau oleh para pelaku pasar, di antaranya AADI dengan strategi buy on break pada level 8.850, KLBF dengan arahan speculative buy, serta TOWR melalui pilihan trading buy.

Proyeksi yang serupa juga dipaparkan oleh Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana. Ia menilai pergerakan IHSG pada perdagangan hari Senin ini masih menyimpan potensi untuk melanjutkan tren apresiasi meskipun dalam skala yang cenderung terbatas.

"Untuk Senin, posisi pergerakan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan level support di 6.137 dan resistance di 6.200," ujar Herditya.

Herditya menjabarkan tiga faktor utama yang akan mendikte arah pergerakan dana investor. Sentimen pertama datang dari dimulainya periode rilis laporan keuangan perusahaan tercatat untuk semester pertama tahun 2026.

Faktor kedua adalah potensi penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam jangka pendek, dan faktor ketiga dipicu oleh pergerakan harga komoditas global, khususnya di sektor energi.

"Sentimen yang kami perkirakan memengaruhi pasar antara lain musim rilis laporan keuangan semester pertama 2026 emiten, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang masih berpeluang menguat dalam jangka pendek, serta pergerakan harga komoditas dunia, khususnya komoditas energi," jelas Herditya.

Sebagai panduan alokasi dana hari ini, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati pergerakan saham ADRO pada rentang harga 2.550–2.600, saham ESSA pada area 625–645, serta saham ITMG pada kisaran harga 24.500–24.950.

DISCLAIMER Artikel ini disajikan murni sebagai sarana penyebaran informasi berita jurnalistik dan sarana edukasi pasar modal berdasarkan analisis teknikal dari Kiwoom Sekuritas dan MNC Sekuritas. Seluruh data keuangan, angka target level indeks, dan pilihan saham bersifat dinamis serta rentan berubah sewaktu-waktu menyusul kondisi riil pasar. Perdagangan saham melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan. Pembaca diwajibkan untuk bersikap bijak dan melakukan analisis mandiri secara mendalam (Due Diligence) sebelum mengambil tindakan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guncangan Global! Saham AS dan Asia Rontok, Waspada Dampaknya ke Pasar Modal

Guncangan Global! Saham AS dan Asia Rontok, Waspada Dampaknya ke Pasar Modal

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 08:16 WIB

Daftar Saham Milik Negara Erling Haaland di IHSG, Ada Emiten Konglomerat

Daftar Saham Milik Negara Erling Haaland di IHSG, Ada Emiten Konglomerat

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:38 WIB

4 Calon Emiten Baru Antre IPO Saham, Ada yang Punya Aset Jumbo Rp250 Miliar

4 Calon Emiten Baru Antre IPO Saham, Ada yang Punya Aset Jumbo Rp250 Miliar

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:13 WIB

IHSG Terbang 4,24% Sepekan, Market Cap Naik Jadi Rp10.749 Triliun

IHSG Terbang 4,24% Sepekan, Market Cap Naik Jadi Rp10.749 Triliun

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:31 WIB

Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?

Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:08 WIB

Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX

Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:29 WIB

Terkini

4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:26 WIB

Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR

Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:22 WIB

Bupati Lombok Barat Diciduk KPK, Mendagri Tito: Saya Prihatin, Padahal Sudah Dibina

Bupati Lombok Barat Diciduk KPK, Mendagri Tito: Saya Prihatin, Padahal Sudah Dibina

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:20 WIB

Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:10 WIB

Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah

Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:07 WIB

PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum

PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:00 WIB

Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal

Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:00 WIB

Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja

Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:00 WIB

Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet

Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:56 WIB

Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:55 WIB

×