Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 21 Juli 2026 | 16:06 WIB
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
Rupiah tampil perkasa pada perdagangan hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 0,33 persen ke level Rp17.888 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026.
  • Penguatan rupiah dipicu meredanya kekhawatiran investor terkait defisit APBN Indonesia yang tetap terjaga di bawah tiga persen.
  • Rupiah menjadi mata uang terkuat di Asia dan berpotensi kembali menguat menjelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah perkasa hingga akhir perdagangan, Selasa, 21 Juli 2026. Bahkan, Mata uang Garuda ini paling kuat diantara mata uang Asia lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.888 per dolar AS atau menguat menguat 60 poin atau 0,33 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.948 per dolar AS.  

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, sentimen dalam negeri jadi penopang pergerakan rupiah hari ini. Salah satunya, meredanya kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal, terutama defisit APBN.

"Rupiah ditutup menguat cukup besar terhadap dolar AS di tengah meredanya kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia setelah pemerintah melaporkan defisit APBN sebesar 0,76 perse dari PDB hingga Juni serta mempertahankan proyeksi defisit APBN 2026 di bawah batas 3 persen dari PDB," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
Rupiah menguat pada hari ini. [Antara]

Lukman memproyeksikan penguatan rupiah masih akan berlanjut. Apalagi, penetapan suku bunga yang akan segera diumumkan oleh Bank Indonesia.

"Rupiah diperkirakan masih berpotensi menguat, dengan investor mengantisipasi kenaikan suku bunga sebesar 25 bps dalam Rapat Dewan Gubernur BI besok," jelasnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia menguat. Di mana, rupee India berada satu level di bawah rupiah setelah menanjak 0,22 persen.

Selanjutnya, dolar Singapura terkerek 0,09 persen dan ringgit Malaysia terangkat 0,08 persen. Lalu, yuan China tipis naik 0,03 persen.

Sedangkan, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,28 persen. Diikuti, peso Filipina yang ditutup tergelincir 0,09 persen.

baca juga

Lalu, won Korea Selatan tertekan 0,09% dan yen Jepang terdepresiasi 0,06 persen. Disusul, dolar Hong Kong turun 0,01 persen terhadap the greenback. Kemudian, baht Thailand terlihat melemah tipis pada perdagangan sore ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Diramalkan Mulai Stabil, Bertahan di bawah Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diramalkan Mulai Stabil, Bertahan di bawah Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:29 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:47 WIB

Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur

Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:46 WIB

Terkini

PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa

PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Tak Risih Dijuluki Gubernur Persija, Pramono Optimis Juara Liga 1 Jadi Kado 500 Tahun Jakarta

Tak Risih Dijuluki Gubernur Persija, Pramono Optimis Juara Liga 1 Jadi Kado 500 Tahun Jakarta

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:19 WIB

5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!

5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?

Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein

Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Prabowo Minta Pangkas Anak Cucu Pertamina, PLN, dan BUMN Lain

Prabowo Minta Pangkas Anak Cucu Pertamina, PLN, dan BUMN Lain

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Raksasa Samudra Bersandar di Lampung: MV Cape San Juan Bawa 'Otot' Militer Super Garuda Shield 2026

Raksasa Samudra Bersandar di Lampung: MV Cape San Juan Bawa 'Otot' Militer Super Garuda Shield 2026

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×