Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Fabiola Febrinastri

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
Utari, perempuan berusia 58 tahun, warga Panjang Jiwo, Surabaya, Jawa Timur. (Dok: PNM)

Suara.com - Perempuan kepala rumah tangga atau pencari nafkah utama di Indonesia terus meningkat, dengan lebih dari 16% rumah tangga kini bergantung pada perempuan sebagai tulang punggung keluarga. Data BPS tersebut menjadi sebuah realita yang menuntut akses pembiayaan inklusif untuk membantu perjuangan para perempuan.

Kisah nyata dari realita tersebut adalah Utari, perempuan berusia 58 tahun, warga Panjang Jiwo, Surabaya. Perjalanannya bukan tanpa rintangan. Pada 2019, suaminya mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera serius hingga tidak bisa bekerja lagi, tepat saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Dalam kondisi terjepit, ia memanfaatkan satu-satunya keahlian yang dimilikinya yaitu menjahit untuk bertahan hidup.

"Waktu itu saya bingung mau pinjam modal kemana. Kemudian saya mendengar informasi tentang PNM Mekaar. Ada tetangga yang bilang, 'Coba ke Mekaar saja'. Waktu itu saya sempat bertanya, Mekaar itu apa?" ungkap Utari.

Berawal dari pembiayaan PNM Mekaar sebesar Rp2 juta pada tahun 2019 di mana Rp1 juta dipakai untuk membeli mesin jahit bekas dan sisanya untuk bahan baku, Utari kini mengelola usaha tas souvenir yang pesanannya datang dari berbagai daerah, bahkan mampu menyekolahkan kedua anaknya hingga lulus perguruan tinggi.

Kini, tujuh tahun berselang, pinjaman Utari telah tumbuh menjadi Rp8 juta, dan ia mampu membuka lapangan pekerjaan kepada empat penjahit di sekitarnya. Kini, lima tulang punggung keluarga saling bahu membahu dalam proses produksi. Membuktikan bahwa pemberdayaan seorang perempuan mampu menggerakkan ekonomi di sekelilingnya.

Direktur Utama PNM, Kindaris, melihat langsung perjuangan Utari sebagai seorang ibu rumah tangga yang mampu bangkit dari titik nol dan kini menjadi pengusaha yang mandiri. Kindaris menegaskan bahwa inilah makna sejati pemberdayaan PNM.

"Pertumbuhan bukan semata tentang angka, tetapi tentang semakin banyak perempuan prasejahtera yang memiliki kesempatan untuk bangkit, berusaha, dan memperbaiki kehidupan keluarganya. Utari adalah bukti nyata bahwa modal yang diberikan dengan cara yang tepat bukan hanya mengubah hidup satu orang, tetapi juga membuka peluang bagi orang-orang di sekitarnya," ujarnya.

Kisah Utari mencerminkan dampak nyata program PNM Mekaar yang hingga 2026 telah melayani lebih dari 23 juta nasabah di 36 provinsi, di mana 74% melaporkan peningkatan pendapatan dan 90% merasakan dampak kemandirian finansial setelah bergabung. Utari merasakan bagaimana PNM Mekaar bukan sekadar penyedia pinjaman, melainkan sahabat pemberdayaan yang hadir dengan pelatihan pemasaran, penguatan produk, hingga literasi digital.

"Jangan berhenti berusaha dan berdoa, serta kelola keuangan dengan baik," pesan Utari kepada sesama pengusaha. Pesan sederhana dari perempuan yang pernah berdiri di titik paling bawah dalam hidupnya namun kini telah membuktikan bahwa keberanian untuk memulai, sekecil apapun, adalah langkah pertama menuju perubahan. ***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:38 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan

Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:01 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×