UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:58 WIB
UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun
Foto udara perumahan subsidi di Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (13/12/2023). [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nym]
baca 10 detik
  • Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan sebanyak 96 ribu pelaku UMKM telah memanfaatkan KUR Perumahan sejak dimulai September atau Oktober hingga Kamis (30/7/2026).
  • Pemerintah memutuskan menaikkan kuota pembiayaan KUR Perumahan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun akibat tingginya minat masyarakat.
  • KUR Perumahan yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berfungsi melengkapi program pembiayaan rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantre untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. .

Ia mencatat, hingga kini sebanyak 96 ribu pelaku UMKM sudah memanfaatkan KUR Perumahan.

Maruarar mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap KUR Perumahan membuat pemerintah memutuskan menaikkan plafon pembiayaan program tersebut.

"Dari sisi permintaan, sekitar 96 ribu pelaku UMKM telah menikmati KUR Perumahan, padahal program ini belum berjalan genap satu tahun. Program ini baru dimulai sekitar September atau Oktober. Artinya, program yang Bapak ciptakan terserap sangat baik oleh masyarakat," ujar Maruarar dalam acara akad massal rumah subsidi FLPP yang disiarkan secara daring, Kamis (30/7/2026).

Menteri PKP, Maruarar Sirait mengungkapkan KPR subsidi akan ditargetkan tembus 100 Ribu Rumah pada 2028. [Tangkapan Layar].
Menteri PKP, Maruarar Sirait. [Tangkapan Layar].

Menurut Maruarar, kuota KUR Perumahan kemudian dinaikkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun agar semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan.

"Karena itulah kuotanya dinaikkan oleh Pak Airlangga dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun agar semakin banyak rakyat Indonesia yang dapat menikmatinya," ujarnya.

Ia menjelaskan KUR Perumahan menjadi pelengkap program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Jika FLPP ditujukan untuk pembiayaan kepemilikan rumah subsidi, KUR Perumahan diarahkan untuk mendukung ekosistem sektor perumahan, termasuk pelaku usaha yang terlibat dalam pembangunan rumah.

"FLPP merupakan sisi pembiayaan rumah subsidi, sedangkan KUR Perumahan berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," pungkas Maruarar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota KPR Subsidi Masih Banyak, Ditargetkan 100 Ribu Rumah di 2028

Kuota KPR Subsidi Masih Banyak, Ditargetkan 100 Ribu Rumah di 2028

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:30 WIB

PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint

PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:07 WIB

Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI

Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×