Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi

Achmad Fauzi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:31 WIB
Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi
Ilustrasi Proyek Wijaya Karya.
baca 10 detik
  • PT Wijaya Karya memundurkan pembayaran imbal hasil dua obligasi karena mengalami keterbatasan kas bebas.
  • Penurunan pangsa pasar dan efisiensi anggaran pemerintah sejak pertengahan 2024 menyebabkan perusahaan mengalami tekanan usaha.
  • WIKA menangguhkan pembayaran karena RUPO dan RUPSU tanggal 27 hingga 31 Juli 2026 belum disetujui pemegang surat utang.

Suara.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengungkapkan nasib pembayaran imbal hasil surat utang atau obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2022.

Emiten konstruksi BUMN itu memundurkan pembayaran imbal hasil dua obligasi.

Mengutip keterbukaan informasi, Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, mengatakan sejumlah kewajiban yang akan jatuh tempo dalam beberapa bulan ke depan, mulai dari pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Seri B dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Seri B pada 8 September 2026, hingga pembayaran bunga obligasi serta bagi hasil sukuk yang jatuh tempo pada Agustus dan September 2026.

Namun, sejak pertengahan 2024 kondisi usaha mengalami tekanan akibat menurunnya pangsa pasar dan dampak efisiensi anggaran pemerintah melalui APBN maupun APBD.

PT Wika membantah lalai membayar surat utang kepada para investor dalam artikel sejumlah media, termasuk Suara.com pada akhir Agustus 2025. [Dok Wika]
WIKA. [Dok Wika]

"Kondisi itu menyebabkan kontrak berjalan turun 29 persen sepanjang kuartal II 2024 hingga kuartal II 2026 dan berdampak pada penurunan penjualan sebesar 17 persen. Akibatnya, perusahaan mengalami keterbatasan kas bebas (unrestricted cash) untuk membayar pokok dan bunga obligasi serta pendapatan bagi hasil sukuk," ujar Ngatemin seperti dikutip, Senin (2/8/2026).

Meski demikian, perseroan telah upaya penyehatan perusahaan terus berjalan. Perseroan mengklaim transformasi bisnis yang dilakukan telah membuahkan hasil positif pada bisnis inti atau core business, meski masih membutuhkan waktu serta dukungan para pemangku kepentingan untuk memulihkan kondisi keuangan secara menyeluruh.

Sebagai langkah penyelesaian, WIKA telah menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah (RUPSU) pada 27–31 Juli 2026. Agenda utama rapat tersebut adalah meminta persetujuan penyesuaian jadwal jatuh tempo pokok obligasi dan sukuk serta penyesuaian jadwal pembayaran bunga dan bagi hasil.

Namun, hingga rapat selesai, belum seluruh pemegang obligasi dan sukuk menyetujui usulan restrukturisasi yang diajukan perseroan.

"Karena itu, WIKA menyatakan perlu melakukan penangguhan pembayaran pokok dan bunga obligasi serta pendapatan bagi hasil sukuk sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya," imbuh Ngatemin.

baca juga

Adapun, Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Seri B ini memiliki nilai emisi Rp197 miliar, diterbitkan pada 9 September 2021 dengan kupon tetap 8,55 persen per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan. Tanggal jatuh tempo pokoknya adalah 8 September 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:15 WIB

BUMN Tak Lagi Dominan, Prabowo Buka Ruang Lebih Besar bagi Dunia Usaha Swasta

BUMN Tak Lagi Dominan, Prabowo Buka Ruang Lebih Besar bagi Dunia Usaha Swasta

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO

Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak

Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu

Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset

Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:11 WIB

4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an

4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:10 WIB

LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir

LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba

Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:58 WIB

5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda

5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan

Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:50 WIB

×