Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba

Vania Rossa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:58 WIB
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
Kasubdit Penegakan Hukum Penerbangan Dody Dharma Cahyadi memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus penyelundupan narkoba yang melibatkan oknum pilot dari negara Malaysia di Bandara Soetta, Tangerang, Banten pada Jumat (31/7/2026). ANTARA/Azmi Samsul M
baca 10 detik
  • Kemenhub berkoordinasi dengan otoritas Malaysia untuk menangani pilot tersangka penyelundupan narkotika.
  • Bea Cukai Soekarno-Hatta menyita 25 kilogram ekstasi dari koper pribadi pilot tersebut.
  • Tersangka mengaku mendapat imbalan uang tunai ratusan juta rupiah dari jaringan penyelundupan.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Malaysia terkait penanganan seorang pilot yang menjadi tersangka penyelundupan 25 kilogram ekstasi ke Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum dan pemberian sanksi administratif sesuai kewenangan otoritas penerbangan.

Kasubdit Penegakan Hukum Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Dody Dharma Cahyadi, mengatakan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Malaysia menjadi tindak lanjut atas dugaan keterlibatan pilot dalam kasus penyelundupan narkotika.

"Sebagai tindak lanjut atas insiden ini, kami akan segera berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan Malaysia," kata Dody di Tangerang, mengutip dari ANTARA.

Menurutnya, keterlibatan seorang pilot dalam tindak pidana narkotika menjadi perhatian serius karena menyangkut aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengungkapkan hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung beberapa jenis narkotika, yakni MDMA, metamfetamin, kokain, serta zat narkotika lainnya.

Penyidik juga mendalami dugaan bahwa tersangka telah beberapa kali menyelundupkan narkotika dengan memanfaatkan jalur khusus awak pesawat (crew channel) saat proses keberangkatan.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas menemukan 70.144 butir ekstasi yang disembunyikan di dalam koper pribadi tersangka. Selain itu, ditemukan pula sejumlah kecil metamfetamin.

Bea Cukai bersama aparat penegak hukum masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga menjadi pengendali jaringan penyelundupan tersebut.

Kemenhub menegaskan akan terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Malaysia dan aparat penegak hukum guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong pemberian sanksi administratif terhadap pilot tersebut.

baca juga

Hasil penyelidikan sementara juga mengungkap motif ekonomi di balik aksi penyelundupan itu. Menurut Hengky, tersangka mengaku dijanjikan upah sekitar 50.000 ringgit Malaysia atau setara Rp220 juta oleh aktor utama yang kini masih diburu penyidik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati

Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba

Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:03 WIB

Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:34 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×