Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:25 WIB
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono menyatakan ratusan siswa dan guru SMKN 6 Semarang diduga mengalami keracunan makanan pada Jumat lalu.
  • Hasil investigasi awal menduga keracunan dipicu oleh kualitas bahan makanan tertentu serta proses memasak yang terlalu awal.
  • Badan Gizi Nasional mempercepat penerapan sistem digital untuk memantau seluruh proses produksi makanan di dapur MBG guna mencegah kejadian serupa.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap hasil investigasi awal dari dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang.

Menurutnya, dugaan sementara mengarah pada beberapa bahan makanan yang digunakan dalam menu MBG. Selain itu, proses memasak yang dilakukan terlalu awal sebelum makanan didistribusikan juga menjadi perhatian tim investigasi.

"Sejauh ini investigasi yang kami terima adalah ada beberapa bahan, ada daun singkong, bumbu rendang, dan lain-lain, kita lagi cek minta dari Dinas Kesehatan untuk dicek lab-nya," kata Sudaryono kepada wartawan, Minggu (2/7/2026).

Ia mengaku butuh waktu sekitar 5-7 hari kerja untuk mengetahui hasil laboratorium. Dari investigasi awal, menurut Sudaryono, keracunan diduga akibat kualitas bahan yang digunakan.

Meski demikian, ia menegaskan penyebab pasti baru dapat dipastikan setelah hasil uji laboratorium keluar.

Untuk mencegah kejadian serupa, BGN mempercepat penerapan sistem digital yang akan memantau seluruh proses produksi makanan di dapur MBG.

"Kita sudah siapkan sistemnya. Ini sekarang lagi kita paksa semua dapur, ada Korcam dan lain-lain, lagi kita paksa kita kerja pakai sistem. Jadi kapan kol mulai dicacah, kapan dimasak itu semua kita lock," tuturnya.

Sudaryono berharap nantinya orang tua siswa, guru, hingga Dinas Kesehatan bisa waktu proses memasak MBG hingga bahan-bahan yang digunakan.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Semarang melaporkan sebanyak 707 orang yang terdiri dari 693 siswa dan 14 guru diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (31/7) lalu. Mayoritas korban mengalami pusing, mual, muntah, dan diare.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

×