- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional melaporkan harga pangan nasional di pasar tradisional berfluktuasi pada awal Agustus 2026.
- Bawang merah, bawang putih, sebagian besar beras, gula pasir, dan telur ayam ras segar mengalami kenaikan harga signifikan.
- Cabai, minyak goreng, daging ayam ras, serta daging sapi kualitas pertama mencatatkan penurunan harga di pasaran.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional secara nasional masih bergerak fluktuatif pada awal Agustus 2026. Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang merah, sementara beberapa komoditas seperti cabai dan minyak goreng justru mengalami penurunan harga.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yqng dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.15 WIB, Senin (3/8/2026), rata-rata harga bawang merah ukuran sedang mencapai Rp47.350 per kilogram, naik 16,05 persen atau Rp6.550 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang kini berada di level Rp49.050 per kilogram, meningkat 16,51 persen atau Rp6.950.
![Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, pada Selasa (27/1/2026) menyoroti kenaikan harga bawang putih yang dinilai berpotensi menjadi ancaman baru inflasi pangan pada awal 2026. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/27/58633-harga-bawang-putih.jpg)
Di kelompok beras, mayoritas jenis mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah I tercatat Rp15.050 per kilogram, naik 2,03 persen atau Rp300, sedangkan beras kualitas bawah II menjadi Rp15.600 per kilogram, naik 7,22 persen atau Rp1.050.
Sementara itu, beras kualitas super I naik menjadi Rp17.150 per kilogram atau bertambah 3,31 persen (Rp550). Berbeda dengan itu, beras kualitas medium I turun tipis menjadi Rp16.250 per kilogram atau berkurang 0,91 persen (Rp150), sedangkan beras kualitas medium II turun 0,93 persen menjadi Rp16.050 per kilogram. Beras kualitas super II juga melemah 1,17 persen menjadi Rp16.950 per kilogram.
Dari kelompok cabai, penurunan harga masih berlanjut. Cabai merah besar turun 27,87 persen menjadi Rp35.550 per kilogram, cabai merah keriting turun 17,39 persen menjadi Rp40.150 per kilogram, cabai rawit hijau turun 10,91 persen menjadi Rp46.150 per kilogram, dan cabai rawit merah turun 5,58 persen menjadi Rp51.650 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 19,72 persen menjadi Rp31.750 per kilogram. Daging sapi kualitas I juga turun 1,89 persen menjadi Rp148.100 per kilogram. Sebaliknya, daging sapi kualitas II naik 3,66 persen menjadi Rp147.150 per kilogram.
Di sisi lain, harga gula pasir menunjukkan tren naik. Gula pasir lokal tercatat Rp19.950 per kilogram, meningkat 4,45 persen atau Rp850. Gula pasir kualitas premium juga naik 3,2 persen menjadi Rp20.950 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga masih cenderung melemah. Minyak goreng curah turun 4,89 persen menjadi Rp19.450 per kilogram, minyak goreng kemasan bermerek I turun 3,9 persen menjadi Rp23.400 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II turun 2,35 persen menjadi Rp22.850 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar naik menjadi Rp31.800 per kilogram, atau meningkat 7,8 persen dibandingkan hari sebelumnya.