- Marketing Lead HSB Investasi, Monica, menyatakan bahwa investor harus mengutamakan strategi, manajemen risiko, dan disiplin di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
- HSB Investasi mengadakan program Trading Cup bertepatan dengan HUT RI ke-81 sebagai wadah bagi investor untuk menguji kemampuan.
- Kompetisi tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman berharga terkait proses persiapan, pengambilan keputusan, serta evaluasi strategi di pasar.
Suara.com - Investor baik di pasar finansial maupun saham diingatkan untuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan dalam setiap transaksi. Kemampuan membaca kondisi pasar, menyusun strategi, mengelola risiko, dan menjaga disiplin dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi pasar yang terus berubah.
Marketing Lead HSB Investasi, Monica, mengatakan dinamika pasar finansial membuat trader perlu terus mengembangkan kemampuan dan memperkuat strategi.
Menurutnya, perubahan harga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari data ekonomi, peristiwa global hingga sentimen pasar. Karena itu, trading membutuhkan pendekatan yang lebih terukur dan tidak sekadar mengikuti pergerakan harga.
"Trading membutuhkan lebih dari sekadar mengikuti pergerakan pasar. Pendekatan trading yang baik melibatkan pemahaman terhadap pasar, pengembangan strategi, manajemen risiko, serta kedisiplinan dalam mengambil keputusan," ujar Monica di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia menuturkan, setiap investor memiliki cara berbeda dalam menghadapi pasar. Ada yang berfokus pada peluang jangka pendek, sementara trader lainnya memilih menganalisis pergerakan pasar dalam skala lebih luas dan menunggu momentum yang tepat sebelum mengambil posisi.
Kemudian, dengan metode analisis yang digunakan. Sebagian investor mengandalkan analisis teknikal, sedangkan lainnya memperhatikan perkembangan ekonomi dan berita pasar.
Maka itu, Monica menilai tidak ada satu strategi yang bisa diterapkan untuk seluruh investor.
"Yang terpenting adalah menemukan pendekatan yang sesuai dengan dirimu, memahami risiko yang ada, dan terus mengembangkan kemampuan trading dari waktu ke waktu," jelasnya.
Menurut Monica, kemampuan investor juga dibentuk melalui proses yang berkelanjutan. Setiap transaksi dapat memberikan pengalaman, sedangkan kondisi pasar yang berbeda dapat menjadi tantangan untuk menguji strategi yang digunakan.
Hal tersebut menjadi salah satu fokus HSB Investasi melalui program HSB Investasi Trading Cup yang digelar bertepatan dengan momentum HUT RI ke-81.
Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi investor untuk menguji kemampuan dalam mengambil keputusan, menjaga disiplin, sekaligus melihat bagaimana strategi yang dimiliki bekerja selama periode kompetisi.
Monica mengatakan kompetisi trading tidak semata-mata mengenai hasil akhir maupun hadiah yang diperebutkan. Proses ketika investor mempersiapkan diri, mengambil keputusan, merespons kondisi yang tidak sesuai ekspektasi, hingga mempertahankan fokus juga menjadi bagian penting dari pengalaman.
"Kompetisi juga tentang proses yang kamu jalani. Tentang bagaimana kamu mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan, bagaimana kamu merespons ketika pergerakan pasar tidak sesuai ekspektasi, dan bagaimana kamu tetap fokus sepanjang kompetisi," bebernya.
Ia menambahkan, investor perlu terus mengevaluasi strategi dan belajar dari setiap keputusan yang diambil. Dengan begitu, pengalaman menghadapi berbagai kondisi pasar dapat membantu membentuk pola trading yang lebih disiplin.