Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, rencana tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Pemerintah kaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9 dan 10.
  • Subsidi BBM dinilai masih dinikmati masyarakat yang tergolong mampu.
  • Pemerintah siapkan sistem agar subsidi lebih tepat sasaran.

Suara.com - Pemerintah mulai serius menyiapkan mekanisme pembatasan konsumsi BBM bersubsidi jenis Pertalite bagi masyarakat berpenghasilan tinggi. Kebijakan tersebut digodok untuk memastikan subsidi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, rencana tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah tengah mengkaji kemungkinan membatasi subsidi Pertalite bagi kelompok masyarakat kelas atas. Sasaran awal yang dibahas adalah kelompok kuartil 9 dan 10.

"Jadi tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas. Mungkin yang kuartil 9, 10 supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa dikurangi secara bertahap," kata Purbaya.

Purbaya menegaskan, pembatasan tersebut tidak akan langsung diterapkan dalam waktu dekat. Pemerintah masih menyiapkan sistem yang dinilai mampu memilah masyarakat berdasarkan tingkat kemampuan ekonominya.

Salah satu rujukan pemerintah adalah sistem pembatasan yang telah dikembangkan oleh PT Pertamina (Persero). Purbaya menilai sistem tersebut sudah cukup baik untuk menjadi dasar implementasi kebijakan.

"Sedang kita pelajari sistemnya, saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilaksanakan," ujarnya.

Meski demikian, Purbaya belum memberikan kepastian mengenai waktu penerapan pembatasan Pertalite bagi kelompok masyarakat mampu.

"Belum, belum tahu. Tapi kita siapkan sistemnya seperti apa dengan masukan dari Pak Bahlil," katanya.

baca juga

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan persoalan utama yang ingin dibenahi pemerintah adalah penyaluran subsidi BBM yang masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Bahlil menilai masih terdapat masyarakat yang tergolong mampu tetapi tetap menikmati subsidi Pertalite. Kondisi tersebut membuat anggaran subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan ikut dinikmati kelompok berpenghasilan tinggi.

"Selama ini kan kita tahu teman-teman, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya harus kita subsidi? Contoh Pertalite. Desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi," kata Bahlil.

Karena itu, pemerintah mulai membahas mekanisme pembatasan agar subsidi BBM dapat dialihkan secara lebih tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Bahlil, langkah tersebut penting mengingat anggaran subsidi pemerintah mencapai ratusan triliun rupiah. Pemerintah ingin memastikan dana tersebut memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sasaran.

"Ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam. Supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujar Bahlil.

Bahlil menegaskan, upaya memperbaiki penyaluran subsidi BBM tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin melakukan penataan subsidi agar belanja negara menjadi lebih efektif dan tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat yang sebenarnya mampu membeli BBM nonsubsidi.

"Dan ini kan sejalan dengan apa yang diarahkan oleh Bapak Presiden. Maka dari itu kami melakukan rapat koordinasi dengan Pak Menteri," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama

Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Purbaya-Bahlil Saling Puji usai Jadi Menteri Terbaik Versi Survei IPO

Purbaya-Bahlil Saling Puji usai Jadi Menteri Terbaik Versi Survei IPO

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Terkini

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

×