Nasib Garuda Indonesia Ditentukan, Pegang Saham Pelita Air

Achmad Fauzi

Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:21 WIB
Nasib Garuda Indonesia Ditentukan, Pegang Saham Pelita Air
Pesawat Garuda Indonesia.(Dok GIAA).
baca 10 detik
  • Danantara dan BP BUMN menyiapkan PT Garuda Indonesia sebagai induk holding untuk menggabungkan Pelita Air.
  • Pertemuan pembahasan konsolidasi tersebut dipimpin oleh Dony Oskaria bersama direksi Pelita di Jakarta pada Kamis.
  • Konsolidasi bertujuan memperkuat efisiensi bisnis, daya saing, dan pangsa pasar industri penerbangan nasional Indonesia.

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) disiapkan menjadi induk atau holding maskapai badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bagian dari langkah konsolidasi industri penerbangan nasional yang tengah didorong Danantara bersama BP BUMN.

Melalui skema tersebut, Pelita Air akan bergabung ke dalam Garuda Indonesia Group. Pemerintah menilai konsolidasi ini akan memperkuat struktur bisnis maskapai pelat merah agar lebih efisien, kompetitif, dan mampu meningkatkan pangsa pasar penerbangan nasional.

Pembahasan mengenai arah pembentukan holding maskapai BUMN dilakukan dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dengan jajaran direksi Pelita pada Kamis (23/7).

Dalam pertemuan tersebut, Dony menegaskan Garuda Indonesia akan menjadi perusahaan induk yang membawahi maskapai BUMN, sementara Pelita menjadi bagian dari Garuda Group.

Pelita Air
Pelita Air

"Garuda Indonesia nanti akan menjadi holding maskapai kita. Pelita akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia. Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar," ujar Dony di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, konsolidasi tersebut tidak hanya bertujuan menyatukan entitas bisnis, tetapi juga memperkuat daya saing industri penerbangan nasional di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Dony menjelaskan, industri penerbangan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan sektor usaha lainnya karena setiap keputusan operasional harus dilakukan secara cepat dan presisi agar kinerja perusahaan tetap terjaga.

"Industri yang membutuhkan ketelitian, yang harus dikelola day by day, minute by minute, adalah industri penerbangan. Begitu pesawat terbang, kita sudah bisa mengukur untung atau ruginya satu penerbangan. Karena itu, penting melakukan analisis terhadap setiap rute dan konektivitas," jelas Dony.

Selain membentuk holding, BP BUMN bersama Danantara juga mendorong peningkatan kualitas layanan di seluruh Garuda Group. Transformasi tersebut mencakup penguatan layanan mulai dari pre-flight, in-flight, hingga post-flight.

baca juga

Peningkatan layanan akan dilakukan melalui integrasi sistem penjualan tiket, pengembangan kualitas lounge, peningkatan pengalaman penumpang di dalam kabin, penyempurnaan standar pelayanan awak pesawat, peningkatan kualitas katering, penguatan program loyalitas pelanggan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Melalui konsolidasi dan transformasi layanan tersebut, Garuda Group diharapkan mampu menjadi maskapai pilihan utama masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat daya saing sebagai salah satu pemain utama di industri penerbangan regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:38 WIB

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

BUMN Ramai-ramai Gagal Bayar: Salah Kelola atau Ada 'Sesuatu'?

BUMN Ramai-ramai Gagal Bayar: Salah Kelola atau Ada 'Sesuatu'?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

×