Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:08 WIB
Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik di Jakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • PT Bursa Efek Indonesia segera melaksanakan demutualisasi bursa karena adanya minat dari investor potensial untuk berinvestasi.
  • Langkah tersebut merupakan tindak lanjut ketentuan Undang-Undang P2SK yang membuka peluang kepemilikan saham oleh lembaga tertentu.
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan persiapan melibatkan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan terkait regulasi dan independensi.

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) segera melakukan pelaksanaan demutualisasi bursa. Lantaran adanya investor potensial yang menyatakan minat untuk berinvestasi di BEI. 

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas ketentuan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan, UU P2SK membuka peluang bagi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi pemegang saham bursa. 

Meski demikian, kepemilikan saham oleh pihak-pihak tersebut tetap harus menjaga independensi BEI.

"Dalam rangka menindaklanjuti ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, telah terdapat investor potensial yang menyatakan minat untuk berinvestasi pada Bursa Efek Indonesia dalam rangka pelaksanaan demutualisasi Bursa sesuai UU P2SK," kata Jeffrey dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI secara virtual, Rabu (12/8/2026).

Jeffrey menjelaskan, BEI telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berkomunikasi dengan para pemegang saham, serta melakukan sejumlah persiapan untuk merealisasikan demutualisasi. 

Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]

Persiapan tersebut mencakup perubahan ketentuan di internal perseroan serta memberikan masukan terhadap regulasi OJK yang berkaitan dengan proses tersebut.

Menurut dia, pengaturan mengenai mekanisme demutualisasi dan upaya menjaga independensi bursa selanjutnya akan berada di bawah kewenangan OJK.

"Seperti yang juga tadi sudah kami sampaikan bahwa, dan ini juga adalah mandat dari Undang-Undang P2SK, bahwa pengaturan selanjutnya akan dilakukan oleh OJK. Kami yakin dan percaya OJK akan mengatur dan tetap menjaga independensi dari Bursa Efek Indonesia sesuai dengan mandat dari Undang-Undang tersebut," bebernya.

baca juga

Terkait mekanisme masuknya investor baru, Jeffrey mengatakan proses demutualisasi dapat dilakukan melalui private placement maupun penawaran umum perdana saham (IPO).

Namun, kedua mekanisme tersebut kemungkinan tidak dilakukan secara bersamaan.

Dia menilai, IPO tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat karena membutuhkan sejumlah tahapan persiapan dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Karena itu, pada tahap awal demutualisasi, BEI kemungkinan belum menggunakan mekanisme IPO.

"Kalau kita melihat secara realistis tentu tidak mungkin kita bisa melakukan IPO dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu mungkin di tahap awal demutualisasi ini belum melalui mekanisme IPO," jelasnya.

Meski demikian, IPO tetap menjadi salah satu pilihan BEI pada masa mendatang untuk mengoptimalkan nilai bagi para pemegang saham.

"Tentu ke depannya untuk mengoptimalkan value dari para pemegang saham, IPO adalah pilihan yang realistis untuk kita lakukan di masa yang akan datang," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Meski IHSG Ambruk, Investor Asing Guyur Dana Rp9,16 T di Pasar Modal

Meski IHSG Ambruk, Investor Asing Guyur Dana Rp9,16 T di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:08 WIB

Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI

Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 17:09 WIB

Transaksi Saham Melonjak! Volume Perdagangan BEI Melejit 66,88% dalam Sepekan

Transaksi Saham Melonjak! Volume Perdagangan BEI Melejit 66,88% dalam Sepekan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:11 WIB

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×