Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

M Nurhadi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
Ilustrasi emas batangan. (Unsplash/rc.xyz NFT gallery)
baca 10 detik
  • Harga emas dan perak di pasar spot Amerika Serikat menguat pada perdagangan hari Senin.
  • Bursa saham di kawasan Amerika Utara dan Eropa mengalami pelemahan akibat dinamika makroekonomi global.
  • Ketegangan di Selat Hormuz mengangkat harga minyak mentah serta memperkuat indeks dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Harga emas dan perak terpantau mengalami penguatan pada akhir perdagangan sesi Amerika Serikat, Senin waktu setempat. Pergerakan ini terjadi seiring langkah pasar yang menyeimbangkan rilis data ketenagakerjaan AS yang melemah pada pekan lalu dengan naiknya kembali harga minyak, imbal hasil (yield) obligasi Treasury, serta ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Fed).

Dikutip dari Kitco, harga emas di pasar spot diperdagangkan menguat 0,4% di kisaran $4.358,71 per troy ons. Sementara itu, kontrak berjangka perak bulan depan melesat lebih tajam sebesar 2,80%, ditutup pada level $65,106 per troy ons.

Bursa Saham Terkoreksi Di sisi lain, pasar saham di kawasan Amerika Utara justru mengalami pelemahan dari level rekor tertingginya. Indeks S&P 500 turun tipis 0,1% menjadi 7.753,11, Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,1% ke 53.975,98, Nasdaq Composite melemah 0,3% ke 26.605,36, dan Russell 2000 merosot 0,6% ke level 3.017,40.

Sementara itu, bursa saham Eropa bergerak variatif cenderung melemah. Indeks FTSE 100 London turun 0,5% ke 10.845, CAC 40 Prancis turun 0,1%, sedangkan DAX Jerman masih mampu mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,35%.

Sementara dari lokal, IHSG ditutup melemah tipis di angka 6.365,37,

Fokus Makroekonomi dan Suku Bunga Dinamika pasar saat ini dibayangi oleh "benturan" antara anjloknya data tenaga kerja (payroll) pada Jumat lalu dan risiko inflasi yang didorong oleh harga minyak pada awal pekan ini.

Tercatat, data penyerapan tenaga kerja bulan Juli menyusut 23.000, yang sempat membuat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September turun menjadi 44,4%.

Namun, probabilitas tersebut kembali merangkak naik ke level 51,7% pada hari Senin. Sejalan dengan itu, imbal hasil obligasi Treasury 30-tahun naik 5 basis poin menjadi 5,244%.

Kini, fokus para pelaku pasar akan tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) pada hari Rabu, disusul Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis, dan data Penjualan Ritel pada hari Jumat mendatang.

baca juga

Ketegangan Selat Hormuz Angkat Harga Minyak Dari sisi geopolitik, Selat Hormuz masih menjadi saluran utama yang memengaruhi ekspektasi inflasi global.

Sikap keras Iran, yang menuntut kompensasi terkait serangan AS, telah memudarkan optimisme pasar akan segera normalnya arus lalu lintas kapal tanker di selat tersebut.

Akibatnya, harga minyak mentah kembali terangkat. Minyak mentah WTI (Nymex) diperdagangkan menguat mendekati area $79,00 per barel, sementara minyak mentah Brent berada di kisaran $85,00 per barel.

Indeks dolar AS juga terpantau lebih kuat, diiringi oleh imbal hasil obligasi acuan 10-tahun AS yang merangsek naik ke atas area 4,7%. Menariknya, emas tetap mampu mempertahankan daya tariknya di tengah tren suku bunga dan dolar yang kuat ini.

Proyeksi Teknikal Emas dan Perak Secara teknikal, target harga kenaikan (upside) terdekat bagi kubu bullish emas adalah menembus zona resistensi $4.360,00 hingga $4.380,00.

Jika tren berlanjut, harga emas berpotensi membidik level $4.480,00 dan $4.500,00. Sebaliknya, bagi kubu bearish, target penurunan (downside) terdekat adalah menembus level support $4.299,00, yang dapat membuka jalan menuju level $4.223,00 dan $4.147,00.

Untuk perak, target kenaikan selanjutnya adalah mendorong harga kembali di atas area resistensi $65,53. Jika berhasil ditembus, perak dapat melanjutkan reli menuju $71,56 dan $74,63.

Namun, apabila terjadi tekanan jual, support terdekat berada di angka $63,00, dengan target penurunan lebih dalam di kisaran $61,00 hingga $60,83.

Disclaimer: Artikel ini memuat informasi mengenai fluktuasi harga komoditas, indikator ekonomi makro, dan pergerakan instrumen pasar modal global. Perkembangan harga emas, minyak, dan saham bersifat fluktuatif serta dinamis. Artikel ini murni bertujuan sebagai diseminasi informasi berita dan bukan merupakan rekomendasi transaksi finansial atau ajakan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

IHSG Anjlok ke Level 6.300 Hari Ini, GMFI Hampir ARA

IHSG Anjlok ke Level 6.300 Hari Ini, GMFI Hampir ARA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:46 WIB

ETF Emas Resmi Diluncurkan, Airlangga Pede Bisa Saingi Singapura hingga India

ETF Emas Resmi Diluncurkan, Airlangga Pede Bisa Saingi Singapura hingga India

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

ETF Emas Resmi Melantai di BEI, Dapat Fatwa Syariah dan Bidik Investor Ritel

ETF Emas Resmi Melantai di BEI, Dapat Fatwa Syariah dan Bidik Investor Ritel

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:13 WIB

×