- #BeliLokal memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi, edukasi, legalitas, dan kolaborasi.
- Kinerja bisnis meningkat, dengan penjual naik 50%, GMV tumbuh 14%, dan penjualan produk lokal naik 51%.
- Digitalisasi membuka pasar lebih luas bagi produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan usaha, lapangan kerja, dan ekonomi daerah.
Suara.com - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung semangat "Berdaulat, Adil, dan Makmur", Tokopedia dan TikTok Shop melalui Perayaan Kolaborasi #BeliLokal mempertegas komitmen jangka panjangnya untuk membantu semakin banyak pelaku usaha lokal Indonesia dan UMKM naik kelas.
Perayaan ini mempertemukan pelaku usaha, kreator, komunitas, dan berbagai mitra dari sektor publik maupun swasta ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam memperkuat daya saing pelaku usaha lokal Indonesia.
Seiring meningkatnya adopsi digital, semakin banyak pelaku usaha memanfaatkan platform digital
untuk mengembangkan bisnis.
Studi Indeks Adopsi Digital Nasional untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dari Bank Indonesia yang melibatkan lebih dari 10.000 UKM di 34 provinsi menunjukkan bahwa digitalisasi membantu meningkatkan produktivitas, inovasi, inklusi keuangan dan daya saing usaha.
Hal tersebut juga terlihat dalam studi yang dilakukan oleh TikTok Shop tahun 2025 yang menunjukkan bahwa 72% pelaku usaha berhasil menjangkau pelanggan baru melalui TikTok Shop, 67% sukses meluncurkan produk baru, dan 52% mampu memperkuat diferensiasi usaha melalui Discovery Commerce.
Menjawab perkembangan tersebut, #BeliLokal telah berkembang dari sebuah kampanye jadi ekosistem pemberdayaan yang hadir sepanjang tahun (always-on ecosystem) untuk mendukung UMKM dan pelaku usaha lokal Indonesia.
Melalui ekosistem ini, Tokopedia dan TikTok Shop mendampingi pelaku usaha lokal dan UMKM dalam setiap tahap pengembangan bisnisnya, mulai dari peningkatan kapasitas, penguatan kesiapan usaha melalui edukasi, Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pemanfaatan Discovery Commerce, hingga membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas melalui kolaborasi dengan pemerintah, kreator, institusi pendidikan, dan berbagai mitra strategis.
Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengatakan, "Mendukung UMKM tidak cukup hanya dengan membuka akses pasar. Pemberdayaan yang sesungguhnya adalah ketika pelaku usaha juga memperoleh pendampingan, peningkatan kapasitas, akses terhadap legalitas usaha, serta kesempatan untuk membangun jejaring dan berkolaborasi."
Kolaborasi yang erat antara pemerintah dan sektor swasta seperti inilah yang dibutuhkan agar UMKM Indonesia dapat naik kelas, meningkatkan daya saing, dan semakin siap menghadapi era digital. Saya melihat semangat itulah yang dihadirkan melalui Perayaan Kolaborasi #BeliLokal hari ini. Bukan sekadar sebuah perayaan, tetapi sebuah ruang kolaborasi yang menghadirkan solusi nyata bagi UMKM Indonesia untuk terus tumbuh dan naik kelas," jelasnya.
Stephanie Susilo, Executive Director Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, mengatakan, "Kami percaya setiap UMKM Indonesia memiliki potensi untuk terus berkembang apabila didukung oleh kapabilitas yang tepat, peluang untuk lebih mudah ditemukan oleh konsumen, serta ekosistem yang kuat."
"Di semangat Hari Kemerdekaan, kami ingin terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, kreator, mitra, dan masyarakat melalui #BeliLokal agar semakin banyak pelaku usaha lokal dapat naik kelas, membangun bisnis yang lebih berdaya saing, dan tumbuh secara berkelanjutan," sambungnya.
Melalui #BeliLokal, Tokopedia dan TikTok Shop membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang memperluas akses pelaku usaha terhadap peluang ekonomi digital, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Program ini berfokus pada tiga hal utama: membantu mengurangi biaya berjualan online melalui berbagai dukungan dan insentif, memperkuat kesiapan bisnis melalui edukasi digital dan kepatuhan, serta membuka lebih banyak peluang bagi produk khas daerah untuk dikenal dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui berbagai inisiatif seperti #LokalMendunia, One City One Product (OCOP), dan roadshow di berbagai daerah, #BeliLokal bertujuan membantu UMKM Indonesia menjadi lebih kompetitif dan tangguh, sekaligus berkontribusi pada target pertumbuhan ekonomi nasional 8% pada 2029.
Sejak diluncurkan pada 2023, #BeliLokal terus menghadirkan dampak nyata bagi pelaku usaha Indonesia melalui kombinasi peningkatan kapasitas, Discovery Commerce, dan kolaborasi lintas ekosistem.