Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah stagnan di Rp17.877 per dolar AS.
  • IHSG tertekan usai saham Indonesia terdepak dari MSCI.
  • Investor wait and see menanti data inflasi AS.

Suara.com - Pergerakan rupiah kembali menunjukkan tanda-tanda sulit keluar dari tekanan pasar. Mata uang Garuda ditutup stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (13/8/2026), di tengah sentimen pasar yang masih campur aduk.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.877 per dolar AS. Posisi tersebut tercatat tidak berubah dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan rupiah masih belum memiliki katalis kuat untuk bergerak menguat. Di satu sisi, pasar mendapat angin segar dari isu penunjukan figur internal untuk mengisi posisi puncak bank sentral. Namun, tekanan dari pasar saham domestik dan sikap investor yang cenderung menghindari risiko kembali menjadi beban.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah bergerak datar karena sentimen pasar masih beragam.

"Rupiah ditutup datar terhadap dolar AS di tengah sentimen pasar yang beragam. Rupiah mendapat dukungan dari laporan bahwa Prabowo akan menunjuk figur internal untuk posisi puncak bank sentral, yang berpotensi mengurangi ketidakpastian arah kebijakan moneter setelah pengunduran diri Perry Warjiyo pada akhir bulan lalu," kata Lukman kepada Suara.com.

Meski demikian, dukungan tersebut belum cukup untuk membawa rupiah ke zona penguatan. Tekanan justru datang dari pasar saham Indonesia setelah sejumlah saham Indonesia terdepak dari indeks MSCI.

Lukman menyebut kondisi tersebut memicu sentimen risk-off di IHSG dan pada akhirnya ikut menekan rupiah.

"Sementara itu, indeks dolar AS juga bergerak relatif datar, dengan investor cenderung wait and see menjelang rilis data inflasi produsen AS malam ini," jelasnya.

Tekanan terhadap rupiah juga terjadi ketika mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan sore ini.

baca juga

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam, yakni 0,44%. Berikutnya, peso Filipina melemah 0,22%.

Mata uang Thailand, baht, turun 0,10%, sedangkan ringgit Malaysia melemah 0,09%. Rupee India juga turun 0,09%, disusul dolar Singapura yang melemah 0,02%.

Sementara itu, yuan China tercatat melemah tipis 0,003% terhadap dolar AS.

Tidak seluruh mata uang Asia berada di zona merah. Dolar Taiwan menguat 0,29%, menjadi penguatan terbesar di kawasan. Yen Jepang naik 0,02%, sedangkan dolar Hong Kong menguat 0,01%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta

BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:00 WIB

Promo BRI Terbaru, Diskon hingga 40% untuk Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Promo BRI Terbaru, Diskon hingga 40% untuk Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 15:53 WIB

×