- Maskapai Pelita Air memangkas harga tiket pesawat sebesar 45 persen untuk memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
- Diskon tiket yang diumumkan Direktur Utama Faik Fahmi di Jakarta ini berlaku pada 16 hingga 18 Agustus 2026.
- Kebijakan tersebut bertujuan mendorong mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas guna mendukung perekonomian daerah.
Suara.com - Maskapai Pelita Air menyiapkan stratetgi untuk menggenjot trafik penumpang pesawat dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Salah satunya, dengan memangkas harga tiket pesawat sebesar 45 persen.
Strategi Pelita Air ini juga dalam rangka mendorong mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah.
Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi, mengatakan momentum HUT RI menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus membuka akses perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
![Pelita Air resmi meluncurkan PAS Sky Shop. [dok. pribadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/05/63159-pelita-air.jpg)
"Pelita Air ingin menghadirkan akses perjalanan udara yang semakin terjangkau sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati pengalaman terbang yang aman dan nyaman. Kami percaya konektivitas yang semakin baik akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pariwisata, aktivitas bisnis, hingga perekonomian di berbagai daerah," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Adapun, pemangkasan harga tiket pesawat ini mulai berlaku 16–18 Agustus 2026 untuk pembelian tiket pulang-pergi melalui website dan aplikasi Pelita Air.
Tiket yang dibeli dalam periode tersebut dapat digunakan untuk penerbangan pada 17 Agustus hingga 24 Oktober 2026.
Menurut Faik, penguatan konektivitas tidak hanya berkaitan dengan mobilitas penumpang. Akses penerbangan yang semakin luas juga dapat membuka peluang bagi berbagai aktivitas ekonomi di daerah, mulai dari pariwisata hingga bisnis.
kualitas layanan penerbangan.
"Sebagai maskapai yang terus bertumbuh, Pelita Air ingin menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia. Tidak hanya menghubungkan kota dengan kota, tetapi juga menghubungkan berbagai peluang, mulai dari sektor pariwisata, investasi, hingga aktivitas ekonomi kreatif," beber Fai
Selain aspek harga, Pelita Air juga menyebut seluruh penerbangannya dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti Meals on Board, bagasi tercatat hingga 20 kilogram, bagasi kabin 7 kilogram, serta inflight entertainment.