Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton
Proses bongkar muat semen kantong Semen Gresik  di Dermaga Terminal Khusus (Tersus) SIG di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Foto ist.
baca 10 detik
  • Bahan bakar alternatif SIG naik 24% menjadi 681 ribu ton.
  • Penggunaan bahan bakar alternatif memangkas konsumsi batu bara 467 ribu ton.
  • SIG raih ESG Award 2026 berkat inovasi semen rendah karbon.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dalam proses produksi semen. Sepanjang 2025, pemanfaatan bahan bakar alternatif SIG meningkat 24% menjadi 681 ribu ton.

Peningkatan tersebut menunjukkan upaya SIG mempercepat dekarbonisasi di tengah tuntutan industri semen untuk menekan emisi karbon. Penggunaan bahan bakar alternatif itu juga setara dengan pengurangan konsumsi batu bara hingga 467 ribu ton.

Pemanfaatan bahan bakar alternatif tersebut berasal dari sejumlah sumber, mulai dari limbah industri, biomassa, hingga sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF). Penggunaannya mendorong thermal substitution rate (TSR) SIG mencapai 9,77%.

Selain mengurangi penggunaan batu bara, SIG juga memperluas pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih. Perseroan memasang panel surya di sejumlah unit operasional serta menggunakan teknologi Waste-Heat Recovery Power Generation (WHRPG) untuk mengubah panas buang dari proses produksi menjadi listrik.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi SIG dalam menekan emisi dari kegiatan operasional. Perseroan mencatat intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) Scope 1 telah turun 21% dibandingkan baseline 2010. Sementara emisi Scope 2 turun 15% dibandingkan baseline 2019.

Di sisi produk, SIG juga mengembangkan semen hijau dengan penggunaan material dan proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Produk semen hijau SIG diklaim memiliki emisi karbon hingga 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional, namun tetap memenuhi standar kualitas sesuai peruntukannya.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kewajiban regulasi, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan.

“Penerapan prinsip ESG merupakan landasan bagi SIG dalam menjalankan operasional bisnis. Komitmen ini didasari oleh kesadaran bahwa ESG bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi merupakan competitive advantage untuk kesuksesan Perusahaan di masa depan,” kata Vita.

Untuk menjaga konsistensi program tersebut, SIG menggunakan Sustainability Roadmap 2030 sebagai acuan dalam menentukan strategi, indikator, dan target keberlanjutan. Implementasinya juga dikawal melalui Komite Keberlanjutan agar aspek keberlanjutan terintegrasi dalam pengelolaan bisnis.

baca juga

Kinerja tersebut turut tercermin dalam penilaian eksternal. SIG meraih ESG Rating 2025 dengan predikat Medium Risk dan skor 25 dari Sustainalytics. Perseroan juga memperoleh skor 49 dalam Corporate Sustainability Assessment (CSA) S&P dan S&P ESG Rating.

Di tengah kebutuhan industri semen untuk menekan jejak karbon, peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif menjadi salah satu instrumen penting bagi SIG. Pengurangan konsumsi batu bara sekaligus pemanfaatan limbah sebagai sumber energi menjadi bagian dari upaya perusahaan mengejar target keberlanjutan hingga 2030.

Atas berbagai upaya tersebut, SIG meraih ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI. SIG masuk kategori Sector Capital Market, Listed Company, dengan penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, kepada Pgs Group Head of Strategic Growth & ESG SIG, Muhammad Taqiyuddin, di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Penghargaan ini dinilai semakin menegaskan konsistensi SIG dalam menerapkan prinsip ESG, khususnya melalui inovasi produk bahan bangunan rendah karbon dan pengurangan emisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bebizie Diperiksa KPK soal Bayaran Nyanyi di Kaltim

Bebizie Diperiksa KPK soal Bayaran Nyanyi di Kaltim

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi

Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Prabowo Mau Pidato, 103 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR

Prabowo Mau Pidato, 103 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI

Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Tragedi Tambang Emas Pohuwato, PETI Disebut Tak Sekadar Pelanggaran Izin

Tragedi Tambang Emas Pohuwato, PETI Disebut Tak Sekadar Pelanggaran Izin

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Harga Mobil Listrik Murah Kia EV3: Intip Spesifikasi SUV Canggih Ini!

Harga Mobil Listrik Murah Kia EV3: Intip Spesifikasi SUV Canggih Ini!

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:21 WIB

6 Zodiak Paling Ambisius, Pantang Menyerah demi Meraih Impian

6 Zodiak Paling Ambisius, Pantang Menyerah demi Meraih Impian

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Feng Shui Arah Rumah Menghadap Tenggara, Benarkah Magnet Rezeki?

Feng Shui Arah Rumah Menghadap Tenggara, Benarkah Magnet Rezeki?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:19 WIB

IHSG Merah Jelang Pidato Prabowo, Bergerak di Level 6.200

IHSG Merah Jelang Pidato Prabowo, Bergerak di Level 6.200

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Kawal Pidato Kenegaraan Prabowo, 8.095 Personel Gabungan Jaga Ketat Gedung DPR

Kawal Pidato Kenegaraan Prabowo, 8.095 Personel Gabungan Jaga Ketat Gedung DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Viral Festival Balon Bondowoso 2026 Kehilangan Ciri Khas, Banyak Atribut MBG Hingga Kopdes

Viral Festival Balon Bondowoso 2026 Kehilangan Ciri Khas, Banyak Atribut MBG Hingga Kopdes

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:07 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang

BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:03 WIB

×