Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB
Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap alasan pemerintah membentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Indonesia tak ingin lagi harga komoditas ditentukan bursa asing.
  • Ditargetkan beroperasi penuh mulai 1 Januari 2027.
  • Siapkan dua POJK untuk mengatur perdagangan dan pengawasan BMKS.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap alasan pemerintah membentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Bursa tersebut disiapkan agar Indonesia memiliki kewenangan lebih besar dalam menentukan harga patokan komoditas sumber daya alam nasional di pasar global.

Bahlil menilai selama ini harga sejumlah komoditas pertambangan Indonesia masih banyak mengacu pada bursa atau mekanisme pasar yang berada di luar negeri. Kondisi tersebut membuat Indonesia sebagai negara penghasil komoditas belum memiliki kendali penuh terhadap pembentukan harga.

"Selama ini komoditas kita diatur harganya oleh negara lain. Dengan bursa komoditas yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, diharapkan seluruh komoditas sumber daya alam yang dihasilkan dari negara kita, ya kita sendiri yang mengatur harganya," ujar Bahlil saat menghadiri The 12th Indonesia International Geothermal Conference and Exhibition (IIGCE) 2026 di JCC, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurut Bahlil, salah satu contoh komoditas yang menghadapi tekanan harga adalah batu bara. Harga batu bara sempat mengalami penurunan tajam akibat dinamika pasar global.

Untuk mengantisipasi tekanan tersebut, pemerintah melakukan pengetatan tata kelola pasokan dan permintaan (supply and demand). Langkah ini ditujukan untuk menjaga harga komoditas agar kembali berada pada tingkat keekonomian yang wajar.

Bahlil menegaskan pembentukan BMKS merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin membenahi tata kelola perdagangan komoditas nasional sekaligus mengurangi potensi permainan harga yang dapat merugikan Indonesia.

"Presiden Prabowo ingin agar seluruh kekayaan yang ada di dalam negara kita diatur seutuhnya oleh negara kita dengan harga keekonomian yang baik. Begitu kita merapikan, ada yang tidak setuju. Namun apa pun akan kita lakukan untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," tegasnya.

Pemerintah saat ini masih mematangkan pembentukan BMKS. Bursa tersebut ditargetkan dapat beroperasi secara penuh mulai 1 Januari 2027.

Untuk mendukung operasional BMKS, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan dua Peraturan OJK (POJK) baru. Regulasi tersebut akan menjadi payung hukum teknis bagi pelaksanaan perdagangan komoditas di bursa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertalite Belum Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji untuk Sasar Orang Kaya

Pertalite Belum Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji untuk Sasar Orang Kaya

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Siapa Sardjito? Kandidat Bos Bursa Mineral Pilihan Prabowo

Siapa Sardjito? Kandidat Bos Bursa Mineral Pilihan Prabowo

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:59 WIB

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×