Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB
Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah pada Rabu 19 Agustus 2026 melemah ke level Rp17.865 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen global akibat kenaikan harga minyak dan eskalasi geopolitik Timur Tengah.
  • Investor di pasar keuangan saat ini bersikap menunggu pengumuman suku bunga oleh Bank Indonesia.

Suara.com - Kondisi mata uang Garuda belum bisa bangkit pada pembukaan pagi ini. Rupiah terus mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar keuangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Rabu 19 Agustus 2026 dibuka ke level Rp17.865 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 3 poin atau naik 0,02 persen pada hari sebelumnya yang ada di Rp17.844 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan disebabkan oleh sentimen global. Salah satunya kenaikan harga minyak dunia dikarenakan eskalasi geopolitik Timur Tengah.

"Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun perlemahan mungkin akan terbatas. Sebab, investor akan wait and see dengan keputusan suku bunga yang diumumkan oleh Bank Indonesia (BI) pada hari ini.

"Saat kni investor cenderung wait and see menantikan Rapat Dewan Gubernur BI sore ini. Range Rp17.800-Rp17.900," ujarnya.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, mata uang Asia mayoritas menguat. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,39 persen, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,16 persen. Lalu ada yen Jepang naik 0,12 persen, dolar Singapura naik 0,02 persen.

Selain itu, dolar Hong Kong naik 0,01 persen, yuan China naik 0,01 persen terhadap dolar AS. Sedangkan, mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Peso Filipina melemah 0,15 persen, ringgit Malaysia melemah 0,11 persen. Diikuti baht Thailand melemah 0,10 persen

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong

Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×