GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

Achmad Fauzi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:53 WIB
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk memperoleh kontrak senilai Rp1,43 triliun untuk memodernisasi delapan pesawat Hercules C-130H milik TNI Angkatan Udara.
  • Direktur Utama Andi Fachrurrozi menyatakan bahwa proyek perawatan pesawat militer ini ditargetkan menyumbang 20 persen pendapatan dalam lima tahun ke depan.
  • Pekerjaan modernisasi di Hanggar GMF Tangerang tersebut mencakup penggantian struktur utama, peningkatan avionik, serta program integritas struktur untuk memperpanjang usia operasional pesawat.

Suara.com - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) memulai peruntungannya dalam perawatawan pesawat-pesawat militer. Biasanya, perawatan yang dikerjakan oleh GMFI merupakan pesawat komersial.

GMFI memulai perawatan pesawat militer jenis Hercules C-130H milik TNI Angkatan Udara. Terdapat, delapan pesawat yang akan di-modernisasi semua fitur-fiturnya.

Direktur Utama GMFI, Andi Fachrurrozi, menjelaskan, dari proyek tersebut perseroan mendapatkan kontrak 80 juta dolar AS atau setara Rp1,43 triliun (kurs Rp17.840).

"Ini total perawatan dan upgrade 80 juta dolar AS. ini untuk 8 persen," ujarnya saat ditemui di Hanggar GMF, Tangerang, Rabu (19/8/2026).

GMFI memulai perawatan pesawat militer jenis Hercules C-130H milik TNI Angkatan Udara. [Suara.com/Achmad Fauzi].
GMFI memulai perawatan pesawat militer jenis Hercules C-130H milik TNI Angkatan Udara. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Menurut Andi, perawatan pesawat militer ke depan akan menjadi andalan. Sebab kontribusinya ke pendapatan juga akan terus meningkat setiap tahunnya.

Apalagi, lanjutnya, punya unit bisnis sendiri untuk menggarap sektor pesawat militer lewat Strategic Business Unit (SBU) Defense.

"Tahun ini pendapatan dari defense itu 10 persen dari total pendapat GMF. Target kita 10 persen, 5 tahun ke depan target kita 20 persen,"  ucap Andi.

Adapun, dari delapan pesawat militer tersebut, dua pesawat Hercules C-130H milik TNI Angkatan Udara dengan tail number A-1319 telah selesai dikerjakan.

A-1319 merupakan pesawat kedua yang telah melalui program modernisasi C-130H oleh GMF, setelah sebelumnya menyelesaikan modernisasi Center Wing Box Replacement (CWBR) pesawat A-1315 yang diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan RI dan TNI AU pada 2023 lalu.

baca juga

Program modernisasi A-1319 mencakup modifikasi yang lebih besar yaitu Center Wing Box Replacement (CWBR), Avionic Upgrade Program (AUP), dan Structural Integrity Program (SIP) yang bertujuan untuk menjaga integritas struktur pesawat, memperbarui sistem avionik, serta mendukung kesiapan dan keandalan operasional.

Pekerjaan utama dalam perawatan ini meliputi penggantian struktur utama pesawat (Center Wing Box) yang berperan penting untuk memperpanjang usia operasional pesawat sekitar 15–20 tahun.

Selain itu, melalui Avionic Upgrade Program (AUP), sistem avionik dimodernisasi menjadi digital sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan operasional terkini.

Kemudian, Structural Integrity Program (SIP) memastikan integritas struktur pesawat tetap terjaga agar aman dan laik terbang saat menjalankan operasi berbeban berat secara berulang.

Modernisasi ini juga merupakan bagian dari program offset industri pertahanan yang diperoleh GMF sebagai industri binaan Kementerian Pertahanan melalui pembelian pesawat C-130J.

Dalam program ini, GMF mendapatkan transfer teknologi dari Lockheed Martin untuk instalasi CWBR dan AUP pada C-130H, termasuk proses sertifikasi setingkat manufaktur untuk pesawat prototipe. Dalam pelaksanaannya, GMF berkoordinasi teknis secara intensif bersama PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Lockheed Martin, TNI AU, dan Kementerian Pertahanan.

"Sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis perusahaan, kami akan terus mengembangkan kapabilitas dan kompetensi GMF agar dapat memberikan solusi pemeliharaan dan modernisasi armada pertahanan yang mandiri, berstandar tinggi, dan mampu mendukung keberlanjutan bisnis serta kebutuhan pertahanan nasional," imbuhny

Sementara, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, keberhasilan GMF menunjukkan bahwa industri nasional mampu menangani pekerjaan modifikasi pesawat militer berteknologi tinggi. Hal ini menjadi simbol kemandirian sekaligus penguatan ekosistem pertahanan dalam negeri.

Dengan keberhasilan modernisasi Hercules A-1319, Indonesia tidak hanya memperpanjang usia operasional alutsista strategis, tetapi juga memperkuat posisi industri nasional sebagai mitra utama dalam mendukung kedaulatan pertahanan udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:40 WIB

GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi

GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

×