- Data PIHPS Nasional Bank Indonesia mencatat kenaikan harga sejumlah pangan di pasar tradisional pada Kamis, 20 Agustus 2027.
- Cabai rawit merah mengalami lonjakan harga tertinggi sebesar Rp7.250 menjadi Rp69.450 per kilogram akibat kenaikan tersebut.
- Sebaliknya, beberapa komoditas seperti cabai merah besar, daging ayam ras, dan minyak goreng mengalami penurunan harga yang signifikan.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional bergerak naik pada perdagangan pasar tradisional per Kamis (20/8/2027). Salah satu kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai rawit merah yang harganya melonjak Rp7.250 menjadi Rp69.450 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.44 WIB, harga cabai rawit merah naik 11,66 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir kualitas premium. Harganya naik Rp1.000 atau 4,93 persen menjadi Rp21.300 per kilogram.
Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah bawang merah ukuran sedang. Harganya naik Rp650 atau 1,65 persen menjadi Rp40.050 per kilogram.
![Harga sayur dan cabai di Pasar Beringharjo naik signifikan, Senin (06/11/2023). [ Kontributor/Putu Ayu Palupi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/06/70569-sejumlah-bahan-pangan-di-pasar-beringharjo.jpg)
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang naik Rp300 atau 0,74 persen menjadi Rp40.800 per kilogram.
Kenaikan tipis juga terjadi pada daging sapi kualitas 2 yang menjadi Rp142.450 per kilogram. Harganya naik Rp100 atau 0,07 persen.
Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga cukup signifikan.
Harga cabai merah besar turun Rp4.350 atau 8,82 persen menjadi Rp44.950 per kilogram. Cabai merah keriting juga turun Rp2.450 atau 4,80 persen menjadi Rp48.550 per kilogram.
Cabai rawit hijau turun Rp3.500 atau 6,38 persen menjadi Rp51.400 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar turun Rp2.950 atau 7,15 persen menjadi Rp38.300 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras segar yang turun Rp1.600 atau 5,44 persen menjadi Rp27.800 per kilogram.
Sementara harga daging sapi kualitas 1 turun Rp4.250 atau 2,81 persen menjadi Rp147.150 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah turun Rp900 atau 4,40 persen menjadi Rp19.550 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 turun Rp300 atau 1,24 persen menjadi Rp23.950 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 turun Rp450 atau 1,91 persen menjadi Rp23.100 per kilogram.
Harga beras juga cenderung turun pada kualitas menengah dan premium. Beras kualitas medium I turun Rp200 atau 1,22 persen menjadi Rp16.250 per kilogram. Beras medium II turun Rp300 atau 1,84 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.
Beras kualitas super I turun Rp400 atau 2,25 persen menjadi Rp17.350 per kilogram, sementara beras super II turun Rp350 atau 2,03 persen menjadi Rp16.850 per kilogram.
Namun, beras kualitas bawah I justru naik Rp200 atau 1,35 persen menjadi Rp15.050 per kilogram. Beras kualitas bawah II tidak mengalami perubahan dan bertahan di Rp14.650 per kilogram. Untuk gula pasir lokal, harga juga tercatat tetap di Rp19.050 per kilogram.