Netizen Bandingkan Dana Suvenir HUT RI dengan Penanganan Bencana, Ini Kata Menkeu

M Nurhadi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:25 WIB
Netizen Bandingkan Dana Suvenir HUT RI dengan Penanganan Bencana, Ini Kata Menkeu
Kerusakan pada gedung Bank NTT di Ruteng, Flores, NTT akibat gempa 7,0 pada Sabtu (15/8/2026). [Istimewa]
baca 10 detik
  • Warganet membandingkan anggaran pengadaan suvenir HUT RI ke-81 sebesar Rp22 miliar dengan dana darurat gempa NTT Rp44 miliar.
  • Kemensetneg melakukan pengadaan suvenir dan merpati senilai total sekitar Rp21,7 miliar melalui sistem e-katalog tanpa tender panjang.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dana Rp44 miliar merupakan bantuan darurat umum untuk seluruh daerah.

Suara.com - Belakangan, ruang digital publik diramaikan oleh perbincangan warganet yang menyoroti besaran alokasi anggaran untuk peringatan HUT RI ke-81 Republik Indonesia yang dibandingkan dengan dana awal tanggap darurat untuk penanganan bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketidakpuasan publik ini bermula dari beredarnya rincian pengadaan barang untuk perayaan kemerdekaan yang dinilai cukup fantastis. Sebagian netizen menilai pemerintah seharusnya bisa merelokasi alokasi dana seremonial tersebut untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan ekonomi warga terdampak bencana alam di wilayah timur Indonesia.

Kritik tajam ini salah satunya dilontarkan secara gamblang oleh warganet. "bisa-bisanya buat suvenir doang enteng keluar duit 22M, giliran buat dana bencana cuma sanggup 44M." tulis akun kun*** di platform media sosial yang kemudian memicu diskusi lanjutan antarpengguna.

Berdasarkan publikasi temuan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) melalui akun Instagram @sahabaticw, terdapat pos pengadaan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang mengundang pertanyaan.

Pengadaan ini dieksekusi menggunakan metode e-purchasing melalui sistem e-katalog, yang memungkinkan instansi pemerintah melakukan transaksi langsung tanpa melalui proses tender panjang. Rincian pengadaan yang menjadi sorotan mencakup:

  1. Pengadaan burung merpati oleh Kemensetneg yang menelan anggaran sebesar Rp305.250.000.
  2. Pengadaan suvenir pertama yang dimenangkan oleh penyedia Buana Kencana Sejahtera dengan nilai kontrak Rp2.794.425.000.
  3. Pengadaan suvenir kedua yang juga dieksekusi oleh perusahaan Buana Kencana Sejahtera senilai Rp8.824.500.000.
  4. Pengadaan suvenir ketiga dengan penyedia Nusantara Dharma Optima yang nominalnya mencapai Rp10.148.175.000.

Secara total, anggaran pengadaan suvenir dari ketiga rincian tersebut menembus angka Rp21.767.100.000. Terdapat pula percakapan netizen yang melampirkan versi catatan vendor berbeda, di mana total anggaran suvenir menyentuh Rp22,4 miliar yang turut melibatkan penyedia seperti Satria Internusa Perkasa dan PT Sarinah.

Lapis Alokasi Dana Pemulihan Gempa NTT

Bergeser ke penanganan darurat bencana gempa bumi di Flores, pemerintah pusat dan daerah sejatinya telah memetakan berbagai skema pendanaan berlapis untuk merespons krisis.

Kritik netizen pada dasarnya berakar dari sorotan terhadap nilai dana awal tanggap darurat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp44 miliar, yang dianggap terlalu kecil dibandingkan biaya perayaan kemerdekaan.

baca juga

Merujuk pada data operasional kebencanaan, pemerintah telah memproyeksikan beberapa saluran pendanaan di luar dana awal tersebut untuk percepatan pemulihan, di antaranya meliputi:

  1. Alokasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) senilai Rp100 miliar yang difokuskan untuk perbaikan infrastruktur vital.
  2. Suntikan dana pendamping dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sebesar Rp25 miliar.
  3. Rancangan dana rekonstruksi berkelanjutan pascabencana yang diestimasikan akan mencapai sekitar Rp610 miliar.

Klarifikasi dan Respon Kementerian Keuangan

Menanggapi sentimen publik yang terus bergulir, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera meluruskan persepsi mengenai aliran dana tanggap darurat senilai Rp44 miliar tersebut.

Purbaya menegaskan bahwa dana tersebut bukanlah anggaran baru yang dialokasikan secara spesifik hanya untuk gempa NTT, melainkan dana tanggap darurat umum untuk seluruh pemerintah daerah yang telah disalurkan sejak awal Agustus sesuai dengan arahan langsung Presiden.

"Ada salah paham salah saya tambah uang Rp44 miliar itu kan, itu tuh sudah Rp44 miliar jumlah yang kita kirim awal Agustus untuk bantuan pemerintah pusat ke daerah atas petunjuk Bapak Presiden," ungkap Purbaya saat memberikan keterangan resmi di Gedung DPR, Kamis (20/8/2026).

Purbaya menduga para pimpinan daerah di wilayah terdampak mungkin lupa memperhitungkan ketersediaan dana transfer pusat yang baru tersebut.

Sebagai langkah taktis, Kemenkeu telah menginstruksikan pemda di NTT untuk memaksimalkan likuiditas yang sudah ada guna mempercepat distribusi bantuan ke lapangan.

"Kita lihat nanti. Saya bilang ke Pak Bupati, pakai dulu itu. Nanti kalau kurang, katakan ke kami, nanti kami laporkan ke Bapak Presiden. Nanti Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana seperti ini," urai Purbaya lebih lanjut.

Kementerian Keuangan bersama instansi terkait saat ini tengah berada dalam tahap kalkulasi intensif mengenai nilai kebutuhan riil pascabencana.

"Di pusat mulai mengalkulasi hal itu, dan sedang menyiapkan anggaran sesuai yang dibutuhkan, tentunya dengan persetujuan Bapak Presiden. Kita menunggu persetujuan Bapak Presiden," pungkasnya.

Menteri Dalam Negeri dilaporkan juga telah mengajukan besaran anggaran rekonstruksi spesifik kepada Kemenkeu tanpa mengancam postur fiskal nasional.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (22/8/2026), jumlah korban jiwa atas bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 87 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi

Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan

Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Bikin Emosi! Kalteng Dilanda Karhutla, Akun Resmi Pemerintah: Selamat Ulang Tahun Nyonya Agustiar

Bikin Emosi! Kalteng Dilanda Karhutla, Akun Resmi Pemerintah: Selamat Ulang Tahun Nyonya Agustiar

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×