Kuota Jebol! Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:40 WIB
Kuota Jebol! Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026
Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas), Laode Sulaeman. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Konsumsi LPG 3 kg diproyeksi mencapai 8,6 juta ton pada 2026.
  • Angka itu 600 ribu ton di atas kuota resmi pemerintah sebesar 8 juta ton.
  • ESDM akan memperketat penyaluran agar subsidi LPG 3 kg lebih tepat sasaran.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan konsumsi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi bakal melampaui kuota resmi yang telah ditetapkan untuk tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian ESDM, realisasi konsumsi LPG 3 kg hingga Juli 2026 sudah menyentuh angka 5,04 juta ton. Jumlah tersebut setara dengan 63 persen dari total kuota tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 8 juta ton.

Melihat tren peningkatan yang konsisten, pemerintah memproyeksikan total konsumsi LPG bersubsidi hingga akhir tahun 2026 akan membengkak hingga mencapai 8,6 juta ton.

"Kalau kita perhatikan di sini, memang secara umum konsumsi LPG kita dari tahun ke tahun terus meningkat," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu (26/8/2026).

Laode menjelaskan, potensi pembengkakan kuota ini terjadi karena sistem penyaluran yang masih bersifat terbuka, sehingga LPG 3 kg masih bebas dibeli oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa pembatasan ketat.

"Pendistribusian LPG ini masih bersifat terbuka, jadi ini nanti akan kita atur. Yang dimaksud dengan bersifat terbuka bahwa pada hari ini sebenarnya LPG 3 kilogram itu masih bisa digunakan oleh semua kelas masyarakat," ujarnya.

Sebagai langkah pengetatan, pemerintah mengintensifkan transformasi pendistribusian yang dimulainya sejak 1 Maret 2023. Langkah tersebut mencakup pendataan pengguna berbasis web serta pemadanan data penerima subsisi.

Guna memperkuat sasaran pengguna, PT Pertamina (Persero) juga telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk pemadanan data kependudukan.

"Semua data-data akan dilakukan penguatan-penguatan sebelum nanti kita lakukan pengaturan kepada kelas-kelas masyarakat yang memanfaatkan LPG 3 kilogram tersebut," kata Laode.

baca juga

Ia menambahkan, tren kenaikan kebutuhan energi ini diperkirakan masih akan berlanjut, di mana proyeksi kebutuhan LPG untuk tahun 2027 diperkirakan kembali melampaui angka konsumsi tahun 2026.

"Dan untuk tahun 2026 ini memang prognosanya itu sebesar 8,6 juta ton LPG dan untuk tahun 2027 tadi juga sudah disampaikan bahwa proyeksi bisa mencapai lebih dari tahun 2026 ini," pungkas Laode.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!

Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:49 WIB

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:18 WIB

×