Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:46 WIB
Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup
Bisnis Pop Mart Mulai Redup, karena penjualan yang menurun. [ist]
baca 10 detik
  • Saham Pop Mart anjlok lebih dari 4 persen akibat pelemahan penjualan internasional pada semester I 2026.
  • Citi melaporkan adanya hambatan global seperti rantai pasok dan operasional yang memicu penurunan penjualan di luar negeri.
  • Citi memangkas target harga saham serta memprediksi pendapatan grup turun 8 persen secara tahunan pada 2026.

Suara.com - Saham Pop Mart terus mengalami penurunan dengan anjlok lebih dari 4 persen. Penurunan ini dikarenakan  perusahaan melaporkan kinerja semester I 2026 yang menunjukkan pelemahan penjualan di sejumlah pasar internasional.

Citi menyebut Pop Mart menghadapi sejumlah tantangan dalam ekspansi global, mulai dari pengelolaan persediaan, rantai pasok, pergudangan dan logistik, hingga operasional gerai.

"Perusahaan menghadapi tantangan global yang mencakup pengelolaan persediaan, rantai pasok, pergudangan dan logistik, serta operasional toko," kata Citi dalam analisisnya dilansir dari CNBC International, Minggu (30/8/2026).

Boneka Labubu (Pop Mart)
Boneka Labubu (Pop Mart)

Melihat kondisi tersebut, Citi memperkirakan pendapatan Pop Mart secara grup akan turun 8 persen secara tahunan pada 2026. Bank tersebut juga memangkas target harga saham Pop Mart menjadi 198 dolar Hong Kong.

Citi menilai target pertumbuhan pendapatan sebesar 20 persen yang sebelumnya dipatok Pop Mart untuk 2026 kini akan sulit dicapai. Hal itu disebabkan tantangan bisnis yang lebih besar dari perkiraan serta meningkatnya tekanan persaingan.

Mengutip laporan kinerja perusahaan, Pop Mart mencatat pendapatan sebesar 17,17 miliar yuan atau sekitar 2,55 miliar dolar AS pada semester I yang berakhir 30 Juni 2026.

Pendapatan tersebut meningkat 23,8 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, pertumbuhan pendapatan Pop Mart tidak merata di seluruh wilayah. Penjualan di kawasan Asia Pasifik di luar China turun 9,7 persen secara tahunan, sedangkan pendapatan di pasar Amerika merosot 16,5 persen.

Di sisi lain, pasar China masih menjadi penopang utama kinerja perusahaan. Pendapatan Pop Mart di China melonjak 47,3 persen secara tahunan.

baca juga

Tekanan di pasar internasional turut menjadi perhatian analis. Citi menilai hasil kinerja Pop Mart berada di bawah ekspektasi, terutama akibat tekanan di pasar luar negeri. Penjualan internasional perusahaan tercatat turun 11 persen secara tahunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketidakpastian Global, Perusahaan Asing Tak Jor-joran Investasi ke RI

Ketidakpastian Global, Perusahaan Asing Tak Jor-joran Investasi ke RI

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:58 WIB

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Terkini

Pakai Baju PDU ke Istana, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon Dikabarkan Jadi Wamenhan

Pakai Baju PDU ke Istana, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon Dikabarkan Jadi Wamenhan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Presiden Prabowo Bakal Lantik Sejumlah Pejabat Sore Ini, Ada Pergeseran KSAD hingga Wamenhan

Presiden Prabowo Bakal Lantik Sejumlah Pejabat Sore Ini, Ada Pergeseran KSAD hingga Wamenhan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:06 WIB

Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November

Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:06 WIB

Negara Hampir Lumpuh, Singapura Makin Sesak Napas karena Kebakaran Hutan Indonesia

Negara Hampir Lumpuh, Singapura Makin Sesak Napas karena Kebakaran Hutan Indonesia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Kualitas Udara Terus Memburuk, Sekolah di Sulsel Terancam Diliburkan

Kualitas Udara Terus Memburuk, Sekolah di Sulsel Terancam Diliburkan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Perjalanan Karier Musik Syahrini: Siap Konser Lagi, Harga Tiket Termahal Rp35 Juta

Perjalanan Karier Musik Syahrini: Siap Konser Lagi, Harga Tiket Termahal Rp35 Juta

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Beda Sunscreen Wardah SPF 50 Kemasan Warna Biru Vs Orange, Kenali Manfaatnya

Beda Sunscreen Wardah SPF 50 Kemasan Warna Biru Vs Orange, Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Little Blue Truck Lost and Found: Misteri Kecil di Peternakan

Little Blue Truck Lost and Found: Misteri Kecil di Peternakan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Promo BRI Ini Bikin Kamu Bisa Nonton Bioskop Berdua dengan Diskon Setengah Harga

Promo BRI Ini Bikin Kamu Bisa Nonton Bioskop Berdua dengan Diskon Setengah Harga

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Emiten Prajogo Pangestu PTRO Mau Right Issue, Dananya Buat Apa?

Emiten Prajogo Pangestu PTRO Mau Right Issue, Dananya Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:59 WIB

×