Ketidakpastian Global, Perusahaan Asing Tak Jor-joran Investasi ke RI

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:58 WIB
Ketidakpastian Global, Perusahaan Asing Tak Jor-joran Investasi ke RI
Ilustrasi Perusahaan yang mempertimbangkan untuk investasi di Indonesia di tengah ketidakpastian global. (Unsplash/Afif Kusuma)
baca 10 detik
  • Mitsubishi Chemical belum menetapkan angka investasi khusus untuk Indonesia
  • Perusahaan mulai lebih agresif mengembangkan bisnis di Asia-Pasifik
  • Ketidakpastian geopolitik membuat investasi harus lebih hati-hati

Suara.com - Mitsubishi Chemical Group terus berbenah dalam meningkatkan bisnisnya. Apalagi, dengan kondisi geopolitik di Timur Tengah membuat perusahaan terus memperbaiki kinerja keuangannya. 

Regional Head Mitsubishi Chemical Group Asia-Pacific Michio Kaharu mengatakan ingin melebarkan bisnisnya di kawasan Asia-Pasifik atau Asia-Pacific (APAC).Adapun, keputusan investasi perusahaan tidak didasarkan pada angka tertentu yang telah ditetapkan sejak awal. 

Menurut dia, Mitsubishi Chemical secara berkelanjutan mengevaluasi peluang pengembangan bisnis di berbagai wilayah.

"Sejujurnya, kami tidak memiliki angka spesifik untuk investasi di Indonesia. Mitsubishi Chemical secara keseluruhan selalu meneliti kemungkinan bagaimana mengembangkan bisnis berdasarkan portofolio bisnis kami," kata Michio di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Ilustrasi [Suara.com/HD-diedit dengan AI]
Ilustrasi [Suara.com/HD-diedit dengan AI]

Michio mengatakan, pada tahun lalu Mitsubishi Chemical lebih banyak berfokus pada restrukturisasi bisnis, termasuk pada bisnis bahan bakar dan komoditas. Memasuki periode berikutnya, perusahaan mulai lebih agresif dalam membangun dan mengembangkan bisnis.

"Dari tahun lalu, Mitsubishi Chemical menjadi lebih agresif dalam membangun bisnis. Kami sedang meneliti berbagai kemungkinan," jelasnya.

Menurut Michio, kawasan APAC masih memiliki prospek pertumbuhan yang kuat. Dia menilai pertumbuhan di Eropa relatif tidak cepat, sementara Jepang menghadapi tantangan demografi berupa penurunan populasi. Di sisi lain, China masih menghadapi sejumlah tantangan ekonomi.

"Kami dan semua orang di kawasan APAC percaya bahwa kawasan APAC akan terus berkembang," kata Michio.

Meski demikian, dia mengakui kondisi geopolitik saat ini membuat perusahaan perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan bisnis dan investasi. Konflik serta ketidakpastian di kawasan menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan dalam proses evaluasi perusahaan.

baca juga

"Kondisinya saat ini agak tidak tentu karena konflik di kawasan. Menurut situasi sekarang, kami harus berhati-hati dalam membuat keputusan. Namun, saya percaya bisnis kami di kawasan APAC akan terus berkembang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing

Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:42 WIB

CIMB Niaga Wealth Xpo 2026 Soroti Peran Jurnalisme Kredibel  Dalam Keputusan Investasi

CIMB Niaga Wealth Xpo 2026 Soroti Peran Jurnalisme Kredibel Dalam Keputusan Investasi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan

Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×