- BEI suspensi saham SAFE pada 31 Agustus 2026.
- SAFE disetop karena harga kumulatif melonjak signifikan.
- CSMI juga disuspensi BEI sejak 28 Agustus 2026.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) pada Senin (31/8/2026). Langkah ini diambil setelah harga saham perusahaan tercatat mengalami kenaikan kumulatif yang signifikan.
Penghentian sementara atau suspensi tersebut berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sepanjang perdagangan 31 Agustus 2026.
BEI menyebut keputusan tersebut merupakan langkah cooling down sekaligus bentuk perlindungan terhadap investor. Bursa ingin memberikan waktu kepada pelaku pasar untuk mencermati informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi terhadap saham SAFE.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Steady Safe Tbk (SAFE), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) pada tanggal 31 Agustus 2026,” demikian keterangan BEI, dikutip Senin (31/8/2026).
Menurut Bursa, penghentian sementara perdagangan diperlukan agar investor memiliki waktu yang memadai untuk mempertimbangkan setiap keputusan investasi berdasarkan informasi yang tersedia.
“Penghentian sementara perdagangan saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” tulis BEI.
Bursa juga mengingatkan investor dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
SAFE bukan satu-satunya saham yang mendapat penghentian sementara perdagangan dari BEI. Bursa sebelumnya juga menyetop perdagangan saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI).
Perdagangan saham CSMI dihentikan sementara di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sejak Sesi Pra-Pembukaan pada 28 Agustus 2026 hingga terdapat pengumuman lebih lanjut dari Bursa.
Sama seperti SAFE, penghentian perdagangan CSMI dilakukan setelah BEI mencatat adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan,” demikian keterangan BEI.
BEI kembali mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing emiten.